Contoh Penutup Makalah

Contoh Penutup Makalah – Menulis makalah adalah hal yang umum dan sering dilakukan oleh pelajar terutama saat di sekolah menengah atas juga kuliah. Mulai dari menuliskan landasan teori, masuk ke pembahasan, hinggal membuat penutup adalah hal yang harus ada dalam sebuah makalah. Contoh penutup makalah akan diberikan pada pembahasan kali ini. Pada kesempatan kali ini, beberapa hal yang perlu Anda ketahui saat menulis penutup makalah.

Contoh Penutup Makalah Yang Baik dan Benar

Saat membuat makalah, apapun itu jenisnya, sebuah makalah memang ditujukan untuk membantu Anda dalam mengetahui lebih jelas suatu masalah. Tidak hanya mengulik tentang teorinya atau masalahnya saja. Tetapi juga harus memberikan komentar terhadap topik yang di bawakan.

Membuat makalah juga ditujukan agar pikiran kita semua lebih terbuka karena melakukan penelitian secara lebih nyata tidak hanya sekedar teori-teori semata. Ilmu-ilmu yang sudah Anda dapatkan saat di kelas akan Anda praktekan secara langsung. Sehingga, otomatis Anda akan menerapkannya pada penelitian masalah.

Tips Membuat Penutup Makalah yang Baik dan Benar

Beberapa hal yang terkadang menyulitkan seseorang menyelesaikan makalahnya adalah bagaimana menutup makalah tersebut dengan baik dan benar. Beberapa tips berikut bisa Anda ikuti untuk membuat bab penutup makalah yang baik.

  • Padat, Jelas, Lugas

Bisa saja saat menulis makalah kita mampu memberikan penjelasan yang panjang lebar hingga berlembar-lembar hanya untuk menuliskan BAB I atau mungkin saat menulis landasan teori. Dalam melakukan pembahasanpun terkadang kita mampu menuliskannya sangat rinci dan baik. Akan tetapi, saat Anda membuat bagian penutup makalah tidak perlu menjelaskannya terlalu berlebihan atau bertele-tele. Pastikan penutup yang Anda buat tidak berlembar-lembar karena pada bagian penutup inilah Anda harus mampu memberikan kesimpulan yang padat, jelas, dan lugas terhadap makalah Anda.

  • Rangkum Isi Makalah

Tidak mudah memang saat kita ingin merangkum makalah yang akan kita buat apalagi kita sudah menuliskan banyak poin dan penjelas pada bagian pembahasan. Pada rangkuman makalah ini buatlah sesingkat mungkin mulai dari alasan Anda membuat makalah, masalah apa yang ingin Anda teliti, landasan teori, hingga ke pembahasan. Ambil saja poin-poin terpenting dan mewakili semua hal yang ingin Anda bahas. Tidak perlu khawatir Anda kurang membagian informasi pada bagian penutup. Anda sudah menuliskannya pada BAB I dan BAB II, tentu bagian penutup hanya mengambil kesimpulan dan keseluruhan makalah yang sudah Anda buat.

  • Memberikan Tanggapan dan Saran yang Tepat

Nah, salah satu bagian dari membuat penutup makalah yang harus Anda perhatikan adalah saat Anda harus menanggapi atau memberikan komentar pada penelitian yang sudah Anda lakukan. Menanggapi masalah yang sudah Anda jadikan topik. Setelah itu, baru Anda memberikan saran. Tentu saran ini merupakan solusi yang menurut Anda benar dan sudah tepat. Biasanya, sebenarnya kita sudah memberikan solusi atau saran pada bagian pembahasan. Pada bagian penutup, Anda harus mampu menyingkatnya dan mempertegasnya.

Contoh Penutup Makalah

Membuat penutup makalah tidaklah sesulit itu. Lakukan dengan baik dan perhatikan contoh penutup makalah di bawah ini:

BAB III

Penutup

  1. Kesimpulan

Menurut hasil riset yang kami lakukan, minat pembaca buku di daerah ini sangat minim sekali. Bahkan, tidak adanya fasilitas bagi penduduk untuk mendapatkan buku. Hal ini sangat di sayangkan, karena di era digital seperti ini masih ada sebuah desa yang tidak memiliki minat baca. Padahal biasanya, orang yang jauh dari perkotaan akan lebih senang membaca. Sebab dari membaca mereka mendapatkan informasi penting.

Setelah melihat kondisi seperti itu, kami memutskan untuk memberikan waktu membaca buku selama seminggu. Dalam waktu sehari mereka dianjurkan membaca buku maksimal dua buku. Ternyata hasilnya, hari pertama dan kedua sama sekali tidak ada yang berkunjung ke perpustakaan buatan kami. Pada hari ketiga, mulailah ada yang mengunjungi perpustakaan walaupun belum banyak. Hanya ada satu atau tiga anak saja. Setelah itu mereka mengajak teman lainnya untuk mengunjungi perpustakaan. Puncaknya di hari keempat sudah banyak yang mengunjungi dan berniat untuk meminjam sebuah buku. Hasil uang di luar dugaan, dengan tumbuhnya minat baca ini akhirnya perpustakaan diperpanjang untuk waktu yang lama selama mereka ingin membaca.

  1. Saran

Setelah berhasil meriset kondisi dan situasi di desa tersebut, kami memiliki saran untuk dibangunnya sarana membaca yang tidak hanya untuk anak-anak, melainkan juga orang dewasa. Inilah yang dapat dikatakan sebagai ‘habis gelap terbitlah terang.’ Gelap yang dimaksudkan adalah kurangnya minat baca, sedang terang di sini adalah mulai tumbuh minat membaca masyarakat di desa tersebut.

Untuk hal seperti ini seharusnya tidak luput dari pandangan pemerintah. Sebab ini ada sangkutannya dengan rakyat yang sangat berbahaya jika terus berlanjut. Bagaimana Negara akan maju jika masyarakatnya atau rakyatnya tidak ada minat membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *