30+ Contoh Surat Perjanjian Yang Baik Dan Benar 2020

Contoh Surat Perjanjian – Sering kali saat sedang atau ingin melakukan tindakan bisnis atau apapun yang melibatkan uang atau harta benda memang membuat khawatir apakah akan berjalan lancar atau tidak. Oleh karena itu, setiap hal yang dirasa bisa menjadi bahaya atau merugikan lebih baik menggunakan perjanjian sebagai landasarnya. Perjanjian yang dibuat akan membuat orang-orang yang terlibat bertindak lebih hati-hati dan bisa menjadi adanya kepastian. Bisa jika kamu hanya ingin membuat perjanjian secara lisan saja. Tetapi perjanjian secara lisanpun sangat riskan meskipun ada saksinya karena apa bila terjadi perselisihan yang tidak bisa diselesaikan secara musyawarah maka perjanjian tersebut tidak memiliki bukti yang kuat.

Oleh karena itu hadirlah surat perjanjian untuk mengikat semua pihak yang berlaku serta berkekuatan hukum. Biasanya surat perjanjian ini ditulis untuk menangani kegiatan penting terutama masalah harta ataupun uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Secara umum, surat perjanjian adalah surat yang dibuat oleh dua pihak secara bersama-sama yang mana isinya telah disepakati sebelumnya, dan juga terkadang melibatkan pihak ketiga sebagai saksi penguat. Secara definisi, surat perjanjian dibedakan menjadi dua:

  • Perjanjian Autentik, atau sebuah perjanjian yang disaksikan oleh pejabat pemerintah
  • Perjanjian dibawah tangan atau juga perjanjian yang tidak disaksikan oleh pejabat pemerintah.

Meski demikian, kedua perjanjian tersebut tidak berarti memiliki kekuatan yang berbeda atau mempengaruhi keabsahan surat perjanjian tersebut. Pada contoh surat perjanjian kali ini akan diberikan beberapa contoh surat perjanjian dibawah tangan yang mungkin sangat dibutuhkan!

Manfaat Membuat Surat Perjanjian

Dari pengertian surat perjanjian pada penjelaskan sebelumnya sudah disinggung bahwa surat perjanjian ini bisa digunakan sebagai bukti kuat apabila terjadi perselisihan oleh kedua pihak namun tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan juga kekeluargaan. Selain itu berikut beberapa manfaat saat membuat surat perjanjian:

  • Didalam surat perjanjian diatur tentang hak dan kewajiban kedua pihak secara jelas dan terperinci. Pun mengatur tentang apa yang akan terjadi apabila salah satu dari kedua pihak melanggar perjanjian yang sudah dibuat dan ditandatngani bersama-sama.
  • Apabila terjadi pereselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, maka isi dalam surat perjanjian tersebut bisa digunakan sebagai acuan dalam penyelesaian secara hukum.
  • Oleh karena itu, memiliki surat perjanjian sebelum memulai sesuai pun akan membuat kedua pihak merasa tenang karena sudah berjanji da nada kepastian tentang bagaiaman kerjasama tersebut berjalan pun apabila ada pelanggaran didalamnya.
  • Adanya saksi dalam surat perjanjian memperkuat dan memperlancar berjalannya kerjasama tersebut. Mengapa? Karena adanya tambahan saksi akan memperberat mereka yang melakukan pelanggaran.
  • Menghindari perselisihan yang mungkin timbul karena kedua pihak sangat memahami dan mengerti apa yang akan mereka hadapi atau kerugian apa yang mungkin saja terjadi apabila mereka melanggar salah satu isi perjanjian tersebut.

Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Membuat Surat Perjanjian

Surat perjanjian tidak bisa dibuat begitu saja dan seenakanya. Tentunya sebelum membuat surat perjanjian, akan ada perundingan dari kedua pihak agar salah satu dari mereka tidak akan merasa dirugikan atau diinjak-injak oleh pihak yang lain. Maka biasanya, sebelum surat perjanjian tersebut dibuat secara betul-betul dan siap ditandatangani akan ada penawaran isi surat perjanjian berikut penentuan saksi yang diperlukan. Apabila kesepakatan secara lisan telah disepakati, barulah surat perjanjian itu dibuat. Berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam membuat surat perjanjian agar berkekuatan hukum yang sah.

  • Surat perjanjian harus dibuat pada kertas bersegel atau kertas biasa namun harus dibubuhi dengan materai. Materai yang sering digunakan dalam surat perjanjian yaitu materai 6000.
  • Demikian surat perjanjian ini haruslah dibuat dengan ikhlas, rela, dan tanpa paksaan dari manapun termasuk isinya harus dipahami dan disetujui oleh kedua pihak. Saat ditandatangani surat perjanjian ini pun harus dalam keadaan sadar dan sehat.
  • Isi didalam surat perjanjian harus dipahami oleh semua pihak yang terlibat, oleh karena itu gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tidak berbelit-belit apalagi memiliki makna ganda yang bisa saja merugikan salah satu pihak.
  • Mereka yang terlibat dalam surat perjanjian ini haruslah sudah dewasa, waras, sadar dan sehat baik secara rohani maupun jasmani.
  • Untuk mempermudah pemahaman tentang isi surat perjanjian maka surat perjanjian yang dibuat haruslah terperinci.
  • Meski dibuat dengan atas persetujuan banyak pihak, tetapi isi surat perjanjianpun haruslah wajib tunduk kepada undang-undang dan norma susila yang berlaku.

Ciri-Ciri Surat Perjanjian

Mengenali surat perjanjian itu mudah dan tidak terlalu sulit karena surat perjanjian pun memiliki karakteristik yang berbeda dengan surat lainnya. Beberapa karakteristik dari surat perjanjian yaitu:

  • Surat perjanjian memang dibuat bebas sesuai kesepakatan namun harus tetap berlandaskan hukum undang-udang dan kesusilaan serta mengikat kepentingan umum dan ketertiban yang berlaku.
  • Obyek, barang, hak atau kuasa, apapun itu di dalam surat perjanjian haruslah disebutkan secara jelas dan terperinci agar tidak membuat kesalahan persepsi.
  • Surat perjanjian ini dibuat atas dasar rasa ikhlas tanpa paksaan dan juga kesadaraan akan semua pihak yang terlibat.
  • Di dalam surat perjanjian ini haruslah melibatkan orang yang cakap atau paling tidak mengerti tentang apa yang sedang dilakukan atau orang yang memang cakap untuk menangani hal-hal tersebut.
  • Judul surat perjanjian haruslah ditulis didalam surat perjanjian tersebut secara singkat, pada, dan jelas. Sehingga siapapun yang terlibat dan membaca surat tersebut langsung memahami dan mengerti tentang apa isi surat perjanjian tersebut.
  • Pihak-pihak yang terlibat dalam surat perjanjian haruslah disebutkan identitasnya secara jelas terutama untuk tanda pengenal, alamat rumah, nomor telfon. Pun saksi-saksi yang ada perlu dijelaskan meski tidak seterperinci pelaku utama dari surat perjanjian tersebut.
  • Di dalam surat perjanjianpun lebih baik dijelaskan mengenai latar belakang kesepakatan agar obyek yang diperjanjikan lebih jelas.
  • Setiap surat perjanjian yang dibuat memiliki hak dan kewajiban yang mengatur pihak-pihak yang terlibat. Oleh karena itu isi surat perjanjian haruslah jelas dan terperinci maka surat perjanjian lebih baik dibuat dalam bentuk Pasal dan Ayat atu minimal terdapat poin-poin.
  • Surat perjanjian juga akan mengatur mekanisme penyelesaian apabila terjadi sengketa baik secara hukum maupun kekeluargaan.
  • Surat perjanjian yang dibuat haruslah ditanda tangani oleh kedua pihak dan juga para saksi apabila surat perjanjian tersebut memang memerlukannya.
  • Terdapat salinan surat perjanjian dengan kekuatan hukum yang sama. Artinya keduanya haruslah merupakan print out asli dengan kertas bersegel atau bermaterai.

Susunan Surat Perjanjian

  • Judul

Premis ini mempertegas dan mempersingkat tentang apa isi dari surat perjanjian tersebut secara keseluruhan. Apakah surat perjanjian mengenai jual beli tanah, surat perjanjian kesepakatan, surat perjanjian kerjasama ataupun yang lainnya. Pun judul tersebut haruslah dibuat secara singkat padan dan jelas.

  • Pembukaan

Untuk mengawali surat perjanjian tersebut sangat mudah dengan memulainya untuk memperkenalkan identitas pihak-pihak tang terlibat dan biasanya akan dimulai dengan ‘Yang bertanda tangan di bawah ini’atau bisa juga dengan memperjelas tanggal pembuatan surat perjanjian tersebut dengan ‘Pada hari _____ tanggal ____, bulan _____,tahun _____ telah terjadi perjanjian antara:’

  • Penyebutan Para Pihak

Nah setelahnya, kamu bisa menyebutkan dengan jelas identitas para pihak yang terlibat dalam perjanjian tersebut. Identitas ini tentu tergantung kesepakatan bersama dan bisa berbeda-beda antara surat perjanjian yang satu dengan yang lain seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor identitas, nomor telfon, jabatan, dll.

  • Premis

Atau juga disebut dengan recital yang menjelaskan tentang latar belakang dibuatnya suatu perjanjian. Uraikan secara ringkas mengapa surat perjanjian ini ada dan untuk terjadinya kesepakatan seperti apa.

  • Isi Perjanjian

Isi surat perjanjian ini adalah bagian yang paling penting karena didalamnya dijelaskan tentang hak dan kewajiban apa yang akan mengikat kedua pihak. Biasanya akan diwakili dengan pasal dan ayat atau hanya poin-poin saja untuk mempermudah pemahaman semua pihak yang terlibat. Juga isi surat perjanjian haruslah meliputi tiga unsur yaitu essensalia, naturlia, dan juga accidentalia. Selain ketiga unsur tersebut yang harus ada pun adalah poin untuk upaya-upaya yang akan dilakukan apabila terjadi perselisihan ataupun sengketa.

  • Akhir Perjanjian

Pada bagian akhir perjanjian maka pengesaha akan berisi tanggal kapan ditandatanganinya surat perjanjian tersebut dengan nama terang kedua pihak dan para saksi juga materai. Misalkan, ‘Dengan demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani pada hari ini ______tanggal _______ bulan ________ tahun________.’

Macam – Macam Surat Perjanjian

Contoh Surat Perjanjian adalah surat yang mengatur tentang hak dan kewajiban dua orang yang melakukan sebuah kesepakatan atas suatu perkara dan bersifat mengikat. Beberapa perkara yang diatur menggunakan sebuah surat perjanjian antara lain :
  1. Transaksi jual-beli
  2. Utang-piutang
  3. Sewa-menyewa
  4. Perjanjian proyek/pekerjaan
  5. Dan sebagainya.

Format Surat Perjanjian

Dalam menyusun Surat Perjanjian Yang Baik Dan Benar ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, berikut di antaranya :
  1. Kepala surat
    Kepala surat perlu dicantumkan untuk menandai sebuah surat perjanjian.
  2. Identitas pelaku perjanjian
    Identitas diri pihak-pihak yang melakukan kesepakatan perlu dicantumkan secara lengkap dan jelas dalam sebuah surat perjanjian yang baik dan benar.
  3. Pasal-pasal perjanjian
    Poin ini memuat segala hal terkait hak dan kewajiban pihak–pihak yang melakukan perjanjian. Bagian ini merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah surat perjanjian.
  4. Tanda tangan dan nama terang
    Pihak-pihak yang terlibat dalam sebuah surat perjanjian harus membubuhkan tanda tangan dan nama terang sebagai tanda surat perjanjian tersebut telah disepakati oleh semua pihak yang terkait.
  5. Materai
    Bubuhkan juga materai untuk memperkuat surat perjanjian.
  6. Saksi-saksi
    Ajaklah beberapa orang untuk turut serta menjadi saksi dalam perjanjian tersebut jika memang diperlukan.
Jika para pembaca membutuhkan referensi untuk menyusun Surat Perjanjian Yang Baik Dan Benar, berikut kami berikan Contoh Surat Perjanjian Yang Baik Dan Benar :

Contoh Surat Perjanjian Diatas Materai

contoh surat perjanjian diatas materai

Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan

contoh surat perjanjian kesepakatan

Contoh Surat Perjanjian Singkat

contoh surat perjanjian singkat

Contoh Surat Perjanjian Pinjaman Uang

contoh surat perjanjian pinjaman uang

Contoh Surat Perjanjian Pribadi

contoh surat perjanjian pribadi

Contoh Surat Perjanjian Hutang

contoh surat perjanjian hutang

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama

contoh surat perjanjian kerjasama

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli

contoh surat perjanjian jual beli

Contoh Surat Jual Beli Tanah

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama               : Agus Mulyanto

Umur               : 57 Tahun

Pekerjaan         : Petani

Alamat             : Jl. Dukuh Atas Desa Tegal Mulyo RT. 09/ RW.13

Untuk selanjutnya disebut pihak I (penjual).

Nama               : Indri Ismawati

Pekerjaan         : Pemilik Indah Abadi Toko

Alamat             : Jl. Raya Besar No. 23B

Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (pembeli).

Pada tanggal 6 April 2020, pihak I telah menjual, lepas/mutlak sebidang tanah darat seluas 422 m2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada Pihak ke II dengan harga tunai Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah yang beralamtakan di Jl. Dukuh Atas Desa Tegal Mulyo RT.08 RW.12. Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi dengan tunai.

Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:

Sebelah barat   : Rumah Bapak Rusdi

Sebelah timur   : Sawah Milik Bapak Danang

Sebelah utara   : Jalan Raya Tegal Asri

Sebelah selatan : Puskesmas Bersama Desa Tegal Mulyo

Maka sejak tanggal 6 April 2020, tanah bangunan tersebut di atas telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.

Demikian setelah surat perjanjian jual beli tanah ini dimengerti oleh pihak I dan pihak II, juga saksi-saksi maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I dan pihak ke II.

Yogyakarta, 6 April 2020

Pihak I (Penjual)                                    Materai                        Pihak II (Pembeli)

Agus Mulyanto                         6000                            Indri Ismawati

Saksi-saksi

Saksi I                                       Saksi II                                                  Saksi III

Ridwan                                     Sri                                                        Anto

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

SURAT PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Endang Mulyawati

Umur               : 57 Tahun

Pekerjaan         : Wirausaha

Nomor KTP       : 9876182100002

Alamat             : Jl. Durian Runtuh No. 32

Untuk selanjutnya disebut dengan Pihak Pertama

Nama               : Andi Siregar

Umur               : 45 Tahun

Pekerjaan         : Karyawan Swasta

Nomor KTP       : 32871922100003

Alamat             : Jl. Durian Runtuh No. 123

Yang mana selanjutnya akan disebut Pihak Kedua

Yang mana kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan hutang piutang. Maka melalui surat perjanjian ini merupakan bukti bahwa kedua belah pihak mengadakan hutang piutang dan juga telah menyetujui ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. Pihak Pertama meminjamkan uang tunai kepada Pihak Kedua sebesar Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
  2. Pihak Kedua akan memberikan jaminan BPKB sepeda motor kepada Pihak Pertama dengan rincian sebagai berikut:

Atas nama        : Andi Siregar

Merk Motor      : Speed

Warna              : Biru

No. Rangka       : 89711611

Tahun               : 2015

CC Motor          : 250cc

No. Polisi          : AB 09800 XX

No. Mesin         : 0987128201

No. BPKB          : 772109173811

  1. Pihak Kedua akan mengembalikan uang kepada Pihak Pertama tanpa menggunakan bunga sama sekali dengan tenggang waktu selama 1 (satu) tahun terhitung dari penandatanganan Surat Perjanjian ini
  2. Bila mana Pihak Kedua tidak dapat membayar hutang kepada Pihak Pertama pada tenggang waktu tersebut, maka Pihak Pertama punya hak penuh atas barang jaminan yang diberikan baik itu untuk dimiliki pribadi ataupun dijual kepada orang lain.

Surat ini dibuat rangkap dua yang ditandatangani oleh kedua belah pihak diatas materai yang berkekuatan hukum.

Demikian surat perjanjian hutang piutang  ini dibuat oleh kedua belah pihak tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                               Pihak Kedua

Endang Mulyawati                                                        Andi Siregar

Contoh Surat Perjanjian Piutang

PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

Pada hari ini, Selasa, tanggal 7 April 2020, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Ningsih Halimah

Alamat              : Jl. Pendopo Indah Desa Trianggulasi RT.09/RW.12

Pekerjaan         : Buruh Lepas

No. KTP             : 9876892800002

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

Nama               : Suryadi Ismoyo

Alamat              : Jl. Ngempak Timur RT.13 No. 28

Pekerjaan         : Wirausaha

No. KTP            : 9871920100003

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

Kedua belah pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Bahwa pada tanggal 31 Maret 2020, Pihak Pertama telah mengajukan pinjaman uang sebesar Rp 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) kepada Pihak Kedua.
  2. Bahwa atas pengajuan Pihak Pertama, Pihak Kedua telah menyetujui untuk meminjamkan uang tunai sebesar Rp 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) kepada Pihak Pertama pada 7 April 2020.
  3. Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat bahwa pembayaran pinjaman oleh Pihak Pertama dilakukan dengan cicilan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua sebanyak Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) setiap bulan paling lambat di tanggal 10 selama tujuh bulan, yang dimulai pada bulan Juni tahun 2020 dan berakhir pada bulan Desember tahun 2020.
  4. Perjanjian hutang-piutang ini dibuat rangkap dua, bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama dan berlaku sejak ditandatangani oleh kedua belah pihak.
  5. Mengenai hal-hal yang belum dituangkan dalam perjanjian ini, akan diaturdi kemudian hari dengan addendum-addendum baru sesuai kesepakatan para pihak.

Demikian surat perjanjian hutang-piutang ini dibuat dan ditandatangani oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua dan juga satu orang saksi tanpa ada paksaan apapun.

Pihak Pertama                                                                                       Pihak Kedua

Ningsih Halimah                                                                                    Suryadi Ismoyo

Saksi:

Bapak Winangun (Ketua RT)      (___________)

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

Pada hari ini, Selasa tanggal 7 April 2020 telah disepakati transaksi jual beli sebidang tanah berikut bangunannya yang terletak di Perumahan Lebak Asri Blok F No. 123 Desa Melati Kecamatan Mawar Kabupaten Kantil dengan pihak-pihak sebagai berikut:

Nama               : Danang H.

Pekerjaan         : Pengusaha

No. KTP             : 987651210003

Alamat              : Desa Tegal Asri RT. 17 No. 234

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama               : Indah M.

Pekerjaan         : Karyawan Swasta

No. KTP             : 97681219830004

Alamat              : Desa Pelangi Raya RT.21 RW.12

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Bahwa kedua belah pihak telah sepakat dalam transaksi dimaksud dengan nilai Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dengan cara pembayaran sebagai berikut:

–        Pihak Kedua melakukan pembayaran pertama sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

–        Pembayaran selanjutnya dilakukan dengan cara dicicil sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah/bulan selama sepuluh bulan secara berturut-turut sesudah pembayaran pertama kepada Pihak Pertama.

–        Pembayaran paling lambat dibayarkan pada tanggal 10 setiap bulan.

Demikian surat perjanjian jual-beli ini dibuat dan disepakati oleh kedua belah pihak, dan jika terjadi kesalahan administrasi, maka surat perjanjian jual-beli ini dapat diperbaiki atas persetujuan masing-masing pihak.

Pihak Pertama,                                      Pihak Kedua,

Penjual                                                 Pembeli

Danang H.                                             Indah M.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Barang

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI BARANG

Pada hari ini, Rabu tanggal 8 April 2020 di Yogyakarta, yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Siswanto Handoko, Pengusaha beralamat di PERUMNAS Melati jalan Bagus Raya Blok B No. 12, Yogyakarta pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nomor : 819380120001, yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Pertama.
  2. Indri Dwi A, Pekerjaan Swasta, beralat di Jalan Hijau Raya No. 23, RT. 006/RW. 013, Yogyakarta, pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nomor : 07651920001, selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Kedua.

Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama selanjutnya disebut Para Pihak. Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Bahwa Pihak Pertama adalah pemilik  sebuah barang elektronik berupa Kulkas dua pintu Electrolux EHE5220AA atas nama Pihak Pertama.
  2. Bahwa, Pihak Kedua berniat untuk membeli kulkas dua pintu milik Pihak Pertama tersebut sebagaimana dimaksud butir 1 di atas.
  3. Bahwa, Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk melakukan jual beli mobil tersebut sebagaimana dimaksud butir 1 di atas seharga Rp 11.500.000,00 (sebelah juta lima ratus ribu rupiah).

Selanjutnya, untuk maksud seperti yang telah diuraikan di atas, Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk membuat perjanjian jual beli  ini dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

–        Pihak Pertama telah menjual kulkas dua pintu kepada Pihak Kedua. Pihak Kedua telah sepakat untuk membeli kulkas Electrolux EHE5220AA tersebut dengan harga Rp 11.500.000,00 (sebelah juta lima ratus ribu rupiah). Adapun spesifikasinya sebagai berikut: French Door, 520I gross capacity, garansi penuh 1 tahun, 3star efisiensi energi, lengkap dengan segala kelengkapannya.

–        Kepindahan surat-surat garansi akan segera diserahkan sesudah selesai dibayar dengan lunas. Segala keuntungan maupun juga kerugian atas kulkas tersebut saat ini telah menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.

–        Pihak Pertama sangat menjamin bahwa kulkas tersebut adalah benar miliknya dan tidak sedang atau akan dijual kepada pihak lain ataupun tuduhan lainnya, dan mengenai kulkas tersebut Pihak Kedua tidak akan mendapat tuntutan atau gugatan apapun dari pihak manapun.

–        Apabila Pihak Kedua tidak mampu membayar kontan, maka Pihak kedua boleh melakukan pembayaran sebanyak 2 kali atau setengahnya dari harga yang disepakati. Jika, Pihak Kedua melanggar batas waktu pembayaran yang sudah disepakati, maka Pihak Kedua bersedia membayarkan denda yang sudah disepakati sebelumnya dan atau Pihak Pertama berhak membatalkan seluruh perjanjian jual beli tersebut.

Demikian surat perjanjian jual beli barang ini dibuat dengan sebenarnya dan kesadaran penuh tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 8 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Siswanto Handoko)                                          (Indri Dwi A)

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Motor

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOTOR

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                           : Putri Permata Sari

Tempat, Tanggal Lahir   : Bantul, 5 Mei 1992

Pekerjaan                     : Karyawan

Alamat                          : Jl. Raya Indah Km.2 Desa Banyu Bening RT.12

No. KTP/SIM                 : 9882019290003

Dengan ini sebagai penjuan dan disebut dengan Pihak Pertama.

Nama                           : Ririn Wisnu Wati

Tempat, Tanggal Lahir   : Sleman, 7 Agustus 1989

Pekerjaan                     : Karyawan

Alamat                          : Perumnas Indah Asri Blok A1 No.12

No. KTP/SIM                 : 937938820004

Dengan ini sebagai pembeli dan disebut dengan Pihak Kedua.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan transaksi jual beli motor dengan ketentuan yang diatur sebagai berikut:

–        Pihak Pertama menjamin bahwa sepeda motor yang akan dijual kepada Pihak Kedua adalah benar milik Pihak Pertama dan tidak sedang dijaminkan pada Pihak Ketiga. Pihak Kedua juga telah mengetahui kondisi motor yang dimaksud Pihak Pertama. Motor yang dimaksud adalah:

Atas Nama        : Putri Permata Sari

Merk Motor      : Kawasaki Ninja H2R

Warna              : Hijau

No. Rangka       : C133939181N

Tahun               : 2015

Cc Motor          : 500 CC

No. Polisi          : AB 8717 XY

No. Meskin       : MU98103910303O

No. BPKB          : IO938193738111TR

–        Pihak Pertama akan menjual motor di atas kepada Pihak Kedua dengan harga Rp 35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah), secara tunai dan tanpa adanya perantara.

–        Pihak Pertama akan menyerahkan surat-surat kelengkapan beserta motor pada pihak Kedua setelah melakuan pembayaran, yakni pada tanggal 10 April 2020.

–        Untuk biaya pembalikan nama ditanggung oleh Pihak Kedua dan Pihak Pertama akan bersikap kooperatif untuk membantu.

–        Bilamana nanti terjadi perselisihan dalam transaksi ini, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan dan baru akan ke jalur hukum bila tak ditemui titik terang penyelesaian.

Demikian surat perjanjian jual beli motor ini dibuat rangkap dua dengan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama. Kedua belah pihak juga dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun dalam pembuatannya.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Putri Permata Sari)                                           (Ririn Wisnu Wati)

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Ningsih Purwarsih

Alamat              : Jl. Tambak Asri, Kampung Dukuh RT.09/RW.4

No. KTP            : 84728193010002

Yang mana akan disebut sebagai Pihak Pertama, dan

Nama               : Wiraguna Hendrawan

Alamat              : Gg. Nakula RT. 03 No. 12, Yogayakarta

No. KTP             : 982193710003

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Dengan surat perjanjian jual beli mobil ini kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan transaksi jual beli mobil yang diatur dalam beberapa poin berikut ini:

–        Pihak Pertama akan menjual mobil kepada Pihak Kedua, yakni mobil Ultimate Toyota Supra MK4 tahun keluaran 2016 atas nama Pihak Pertama serta Pihak Kedua pun sudah mengetahui kondisi dari mobil yang akan dijual oleh Pihak Pertama. Dengan spesifikasi mobil sebagai berikut:

Atas nama        : Ningsih Purwarsih

Merk Mobil       : Ulitimate Toyota Supra MK4

Warna              : Merah

No. Rangka       : 38103399111

Tahun               : 2016

CC Motor          : 2500 CC

No. Polisi          : AB 8711 YY

No Meskin        : 94720183011

No. BPKB          : 89393816811

–        Pihak Kedua telah sepakat untuk membeli mobil Ultimate Toyota Supra MK4 dari Pihak Pertama segarga Rp 180.000.000 (sertus delapan puluh juta rupiah).

–        Pihak kedua akan membayarkan uangnya dalam dua tahap. Tahap pertama akan dibayarkan 75% pada saat penerimaan mobil beserta surat-suratnya dan sisanya pada saat mobil sudah dibalik nama atas nama Pihak Kedua.

–        Setelah kesepakatan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak, maka kedua belah pihak akan langsung mengurus balik nama mobil tersebut atas nama Pihak Kedua.

–        Bila mana dikemudian hari ada perselisihan tentang transaksi ini maka kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan terlebih dahulu. Dan apabila belum ditemui titik terang, maka perselisihan tersebut akan dibawa ke jalur hukum yang berlaku.

Surat perjanjian jual beli ini disetujui, ditandatangani dan juga dibuat rangkap dua bermaterai cukup. Kedua surat tersebut mempunyai kekuatan hukum yang sama. Kedua belah pihak pun dalam keadaan sadar serta tanpa paksaan dari pihak manapun dalam penandatanganan perjanjian ini.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Ningsih Purwarsih)                                           (Wiraguna Hendrawan)

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Indah Wahyu Ningsih

Alamat              : Gamping Lor, Desa Gunung RT. 05 No. 23, Sleman

No. KTP            : 76198300002

Yang mana akan disebut sebagai Pihak Pertama, dan

Nama               : Dian Putri

Alamat              : Jl. Anggrek, Perumahan Asri No. 32, Bantul

No. KTP             : 35173930003

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Dengan ini kedua pihak sepakat untuk melakukan jual beli tanah Hak Milik pihak pertama dengan nomor sertifikat 987/TNI/256 yang terletak di Jalan Candi Asri Km. 3, Sleman, Yogyakarta.

Adapun beberapa pasal-pasal yang disepakati oleh kedua pihak sebagai berikut:

PASAL 1

Pihak Pertama menjamin bahwasanya tanah yang dijual adalah milik sendiri dan tidak sedang dalam sengketa. Pihak Kedua pun telah mengetahui lokasi tanah yang dimaksudkan dan juga batas-batasnya.

PASAL 2

Kedua pihak sepakat melakukan jual beli tersebut dengan harga Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah) dan pembayarannya dilakukan secara tunai.

PASAL 3

Pihak Pertama akan menyerahkan surat-surat tanah pada Pihak Kedua saat dilakukan pembayaran, yakni pada tanggal 21 April 2020.

PASAL 4

Untuk pengalihan nama tanah akan dilakukan secepatnya dan Pihak Pertama akan membantu dalam proses pengalihan nama kepada Pihak Kedua.

PASAL 5

Bula mana terjadi perselisihan di kemudian hari, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan tapi bila tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan maka akan diselesaikan secara hukum yang berlaku.

Demikian isi surat perjanjian ini dibuat dan disetujui atas kesepakatan kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Dan juga dibuat rangkap dua yang mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Sleman, 8 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Indah Wahyu Ningsih)                          (Dian Putri)

Contoh Surat Perjanjian Kerja

SURAT KONTRAK KERJA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama   : Anton Nur H.

Jabatan : HRD PT. Melati Group

Alamat : Jalan Magelang KM. 9, Sleman, Yogyakarta

Dalam hal ini bertindak dan atas nama PT. Melati Group yang beralamat di Jalan Magelang KM. 9, Sleman, Yogyakarta yang kemudian akan disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama                           : Dania Iskandar

Tempat/ Tanggal Lahir   : Bantul, 7 Juni 1995

Alamat                          : Jl. Ringin Putih No. 3 Yogyakarta

Jabatan                         : Staff Marketing

Dalam hal ini bertindak atas nama sendiri, yang kemudian akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Pada hari, Selasa tanggal 7 April 2020, dengan memilih tempat di PT. Melati Group, Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk saling terikat dalam surat kontrak kerja karyawan dengan syarat dan ketentuan diatur sebagai berikut:

PASAL 1 KETENTUAN UMUM

  1. Pihak Kedua akan taat serta tunduk pada tata tertib kerja yang berlaku, perintah langsung maupun tidak dari Pihak Pertama ataupun wakil dari PT. Melati Group.
  2. Apabila Pihak Kedua melakukan pelanggaran kerja maka Pihak Pertama berhak memberikan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oleh Pihak Kedua.

PASAL 2 JANGKA WAKTU

  1. Kontrak kerja ini akan berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung dari penandatanganan, yakni pada tanggal 7 April 2020 sampai dengan 15 Mei 2023.
  2. Apabila kontrak kerja ini habis masa berlakunya, maka kedua belah pihak bisa melakukan perpanjangan kontrak baru dengan kesepakatan bersama.

PASAL 3 WAKTU KERJA

Pihak Kedua bekerja selama 6 jam perharinya dan 5 hari perminggunya belum termasuk waktu istirahat dengan rincian sebagai berikut:

Senin-Jumat      : 08.00-16.00 WIB

Istirahat            : 11.15-13.15 WIB

PASAL 4 UPAH

Pihak Kedua akan menerima gaji sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) perbulannya.

PASAL 5 PEMBERHENTIAN KERJA

Apabila Pihak Kedua melakukan tindak criminal yang merugikan PIHAK PERTAMA serta juga melakukan tindakan indisipliner kerja dan sudah mendapat surat peringatan sebanyak 3 (tiga) kali maka Pihak Pertama akan langsung memberhentikan Pihak Kedua dari pekerjaannya walaupun masa kontraknya masih.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Anton Nur H)                                       (Dania Iskandar)

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Antar Perusahaan

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA ARISAN BARANG

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Raisa Indah P.

Alamat              : Perumahan Permai Indah Jl. Kantil No. 23, Magelang

No. KTP            : 891839170003

No. HP              : 0897 8737 xxxx

Yang mana akan disebut sebagai Pihak Pertama selaku pengurus dan penanggung jawab kegiatan arisan, dan

Nama                           : Ajeng Rahayu

Instansi/Badan Usaha    : CV. Elektronika Group

Jabatan                         : Pemilik Toko Elektronika Group

Alamat                          : Perumahan Sawah, Jl. Melati No. 32, Yogyakarta

No. KTP                         : 84018390003

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua yang merupakan pemilik Toko Elektronik Makmur.

Kedua pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama guna mengadakan arisan barang berupa:

Kulkas  : 15 unit

Harga   : Rp 1.500.000,-/unit

Barang sebagaimana disebutkan di atas akan dipesan dari Pihak Kedua melalui sistem arisan yang dilakukan oleh Pihak Pertama.

Kemudian demi menjamin kelancaran kegiatan tersebut, Pihak Pertama dan Pihak Kedua menyatakan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pihak Kedua bersedia memenuhi pesanan teresebut dan menjamin pengiriman barang tepat pada waktunya.
  2. Pihak Pertama harus terlebih dahulu membuat pesanan barang dua hari sebelum arisan dilakukan.
  3. Jika terjadi perubahan harga maka, Pihak Kedua wajib memberitahu Pihak Pertama sesegera mungkin dan selisih harga menjadi tanggungan peserta arisan.
  4. Pembayaran harus dilakukan sesegera mungkin setelah uang setoran terkumpul pada setiap bulannya.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran, dan tanpa paksaan dari pihak manapun juga.

Yogyakarta, 8 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Raisa Indah P.)                                     (Ajeng Rahayu)

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Bagi Hasil

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA BAGI HASIL

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Budi Guntur H.

Alamat              : Jl. Wisnu Kencana V no. 23A

No. Telp            : 0877 8761 xxxx

No.KTP/SIM      : 83981023810002

Yang mana selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama

Nama               : Indrawati Dewi

Alamat              : Jl. Jendral Soedirman, Dusun V No. 12B, Yogyakarta

No. Telp            : 0815 3719 xxxx

No. KTP/SIM     : 93818371900001

Selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua

Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama usaha yang akan diatur kedalam peraturan berikut ini:

  1. Pihak Kedua akan menitipkan produk kepada Pihak Pertama
  2. Sebagai imbalan karena Pihak Pertama akan menjualkan produk Pihak Kedua, maka Pihak Pertama akan mendapatkan omzet sebesar 15% dari keuntungan bersih dari barang titipan Pihak Kedua.
  3. Pihak Pertama akan melaporkan hasil penjualan kepada Pihak Kedua setiap awal bulan. Dan akan menyerahkan omzet sebesar 85% ke Pihak Kedua yang telah dipotong 15% sebagai imbalan menjualkan produk Pihak Kedua sesuai dengan poin nomor 2.
  4. Pihak Pertama juga akan membantu mempromosikan produk dari Pihak Kedua, dan bergitu sebaliknya.
  5. Apabila nanti terjadi perselisihan maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya melalui jalur kekeluargaan terlebih dahulu. Dan apabila tidak ditemui penyelesainnya maka akan dibawa ke jalur hukum.

Demikian surat perjanjian kerjasama usaha ini kami buat agar menjadi pengikat bagi kami. Perjanjian ini kami buat dengan penuh kesaranan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Budi Guntur H.)                                                (Indrawati Dewi)

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Dagang

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA DAGANG

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Yulia Putri H.

Alamat              : Ds. Indah RT. 16 No. 32

No. Telp            : 0815 7362 xxxx

No.KTP/SIM      : 83912918290001

Yang mana selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama

Nama               : Deny Agustiawan

Alamat              : Jl. Pondok Raya No. 12

No. Telp            : 0896 8382 xxxx

No. KTP/SIM     : 9381729100002

Selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan kerjasama usaha dengan ketentuan-ketentan yang diatur sebagai berikut ini:

PASAL 1

Dalam usaha ini Pihak Pertama akan menanamkan modal kepada Pihak Kedua sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) sebagai modal usaha konveksi yang akan dilakukan oleh Pihak Kedua.

PASAL 2

Pihak Kedua akan memberikan keuntungan sebesar 3% dari hasil penjualan kepada Pihak Pertama setiap tahunnya. Pihak Kedua pun akan mengembalikan modal kepada Pihak Pertama paling lambta 2 (dua) tahun setelah penandatanganan surat perjanjian ini.

PASAL 3

Kedua belah pihak akan saling bekerjasama untuk menawarkan atau mempromosikan hasil barang dari usaha Pihak Kedua.

PASAL 4

Bila terjadi kerugian maka akan menjadi tanggung jawab dari kedua belah pihak.

PASAL 5

Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak akan diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu. Dan apabila tidak ditemui jalan keluar baru akan diselesaikan secara hukum.

Demikian surat perjanjian ini kami buat dengan sebenar-benarnya dalam rangkap dua yang mana masing-masing rangkap memiliki kekuatan hukum yang sama. Dan dalam pembuatan perjanjian kerasama ini tidak ada paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Yulia Putri H.)                                       (Deny Agustiawan)

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Perusahaan

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama               : Ningrum Setyaningsih

Pekerjaan         : Pemilik PT. Jual Beli Online

No. KTP             : 837199900032

Alamat              : Jl. Indah Jaya No. 21

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama,

Nama               : Candra Dwi Pratama

Pekerjaan         : Freelance Web Designer

No. KTP             : 9381912000032

Alamat              : Jl. Pandan Sari Ds. V Desa Kenanga No. 3 RT.02

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Kedua pihak sepakat bekerjasama dalam hal-hal berikut ini:

  1. Pembuatan Website dan Toko Onlie.
  2. Di mana Pihak Pertama memberikan fasilitas berupa space (ruangan) untuk promosi sesuai dengan kesepakatan pada Pihak Kedua.
  3. Pihak Kedua yang mengerjakan proyek dalam pembuatan Website dan Toko Online .
  4. Semua transaksi yang berkaitan dengan pembuatan Website dan Toko Online melalui Pihak Pertama memberikan kewajiban kepada Pihak Kedua untuk memberikan FEE sebesar 20% daru total omzet yang didapat oleh Pihak Pertama.
  5. Kerjasama ini berlaku mulai tanggal 1 Mei 2020 sampai dengan 2 Mei 2021.
  6. Apabila dikemudian hari ada kekurangan dari perjanjian ini akan ditambahkan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak.

Demikian kerjasama ini dibuat agar bermanfat diantara kedua belah pihak. Dan semoga ridha Allah SWT selalu menyertai.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Ningrum Setyaningsih)                                     (Candra Dwi Pratama)

Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan

SURAT PERJANJIAN KESEPAKATAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Puspa Dewi Kenanga

NIM                  : 8891-281-111

Program Studi   : S1 Ilmu Komputer, Universitas Negeri Yogyakarta

Menyatakan dalam surat perjanjian ini dengan sesungguhnya bahwa saya tidak akan mengulangi dan akan merubah semua perilaku saya selama ini di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Terbaik Yogyakarta seperti:

  1. Banyak tidak menghadiri mata perkuliahan (alpha)
  2. Tidak rapi dalam berpakaian
  3. Kurang memperhatikan mata kuliah
  4. Berkelahi di lingkungan fakultas dan universitas
  5. Memakai, mengedarkan narkoba di lingkungan fakultas dan universitas
  6. Merusak fasilitas kampus
  7. Mencemarkan nama baik universitas

Jika dalam jangka waktu tertentu yang bersangkutan melanggar perjanjian ini, maka bersedia dikeluarkan dari Universitas Terbaik Yogyakarta dan juga menganggung ganti rugi apabila memang ada.

Demikian surat perjanjian ini dengan sebenar-benarnya, tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 8 April 2020

Hormat saya,                                                    Dosen Pembimbing

Materai 6000

(Puspa Dewi Kenanga)                                       (Wuri Handayani)

Contoh Surat Perjanjian Kesepakatan Pembayaran

SURAT PERJANJIAN PEMBAYARAN ROYALTI

Hari ini tanggal 8 April 2020 ( delapan April  dua ribu dua puluh), telah terjadi perjanjian dan kesepakatan antara pihak-pihak berikut:

Nama   : Bambang H.

No.KTP : 56173910381002

Alamat : Jl. Raya Indah Km. 14 No. 23

Jabatan : CEO PT. Permata Intan

Untuk selanjutnya akan disebut Pihak Pertama dalam perjanjian ini.

Nama   : Indra Setiawan

No.KTP : 9832790100001

Alamat : Jl. Cendrawasih No. 4 Blok B

Jabatan : Pemilik CV. Maju Jaya

Untuk selanjutnya akan disebut Pihak Kedua dalam perjanjian ini.

Untuk selanjutnya akan disebut Pihak Kedua dalam perjanjian ini. Kedua Pihak telah menyepakati perjanjian komitmen royalty/fee dengan ketentuan sebagai berikut:

Pihak Pertama sepakat untuk membayar royalty fee sebesar 50 USD dalam setiap pengapalan/pengiriman produk yang dilakukan Pihak Kedua. Ketentuan royalty fee ini berlaku selama adanya perjanjian kontrak antara PT. Intan Permata dengan CV. Maju Jaya.

Kedua pihak menyepakati bahwa sistem pembayaran royalty fee akan tetap mengacu pada perjanjian kontrak yang tertuang dalam Memorandum of Understanding  (MoU), antara PT. Permata Intan dengan CV. Maju Jaya.

Demikian surat perjanjian ini yang dibuat rangkap dua dan masing-masing bermaterai cukup serta memiliki kekuatan hukum yang sama di mata hukum.

Dintandatangani di Yogyakarta, pada 8 April 2020,

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Bambang H.)                                        (Indra Setiawan)

Contoh Surat Perjanjian Sederhana

SURAT PERJANJIAN SUAMI ISTRI

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama               : Wiranto Wibowo

Umur                : 35 Tahun

Pekerjaan         : Karyawan Swasta

No. KTP             : 9873018830001

Alamat              : Desa Melati RT. 08 No. 12

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama,

Nama               : Ririn Putri A.

Umur                : 30 Tahun

Pekerjaan         : Ibu Rumah Tangga

No. KTP             : 9719301830001

Alamat              : Desa Melati RT. 08 No. 12

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Sesuai dengan kesepakatan kedua pihak setelah melakukan perundingan yang matang sehingga menghasilkan beberapa keputusan berikut yang akan dipatuhi oleh kedua pihak:

  1. Pihak Pertama berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi yaitu membuat keributan di Desa Sumber Asri karena permasalahan rumah tangga antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
  2. Pihak Pertama juga berjanji untuk tidak akan melakukan tindak kekerasan dalam bentuk apapun pada Pihak Kedua.
  3. Apabila Pihak Pertama melanggar perjanjian yang sudah disepakati maka Pihak Kedua berhak menerima uang denda sebesar Rp 20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah).
  4. Apabila kedua belah pihak Pertama tidak menyanggupi seluruh isi dari perjanjian ini maka Pihak Kedua diperbolehkan mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama dan juga Pihak Pertama wajib membayarkan 2 (dua) kali denda yaitu sebesar Rp 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) kepada Pihak Pertama.

Berikut surat perjanjian ataran Pihak Pertama dan Pihak Kedua dibuat sebenar-benarnya tanpa ada paksaan. Bila dikemudian hari terdapat hal-hal yang tidak diinginkan maka kedua pihak akan menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan. Namun, jika kesepakatan tetap tidak ditemukan, kedua pihak akan melanjutkan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Wiranto Wibowo)                                            (Ririn Putri A.)

Saksi

  1. Susanto P. Ketua RT. 08             (_________________)

Contoh Surat Perjanjian Sewa Menyewa

Contoh Surаt Pеrjаnjіаn Sеwа Rukо ini pastinya akan sangat bеrgunа bаgі Andа уаng hеndаk mеnуеwаkаn rukо аtаu jugа sebagai реnуеwа, kаrеnа di dаlаm Surаt Pеrjаnjіаn Sеwа Ruko akan membuat реnуеwа dan уаng menyewakan merasa аmаn kаrеnа dіlіndungі ѕесаrа hukum.

Cоntоh Surаt Perjanjianini jugа mеruраkаn salah satu саrа untuk menghindari perselisihan аntаrа kеduа belah ріhаk selama mаѕа ѕеwа. Infоrmаѕі уаng tercantum dаlаm surat іnі, аntаrа lаіn harga sewa, mаѕа ѕеwа, hіnggа реmbеbаnаn bіауа perawatan. Dalam surat perjanjian sewa ruko atau kios ini sangatlah menguntungkan dari kedua pihak yang bersangkutan di dalamnya, karena dalam penyewaan baik pihak pertama maupun pihak kedua sangat di lindungi haknya dan ketentuan yang telah di sepakati sebelumnya.

Nаh, bаgі Andа уаng hendak mеnуеwаkаn аtаu mеnуеwа rukо, bеrіkut аdаlаh contoh Surаt Pеrjаnjіаn Sеwа Rukо уаng bіѕа Anda jаdіkаn асuаn untuk menjadi referensi pembuatan surat yang tepat dan benar.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah

SURAT PERJANJIAN KONTRAK RUMAH
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Paijo
Alamat : Bantul
Pekerjaan : Wiraswasta
Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
Nama : Paijan
Alamat : Sleman
Pekerjaan : PNS
Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Dalam hal ini, PIHAK PERTAMA menyewakan/mengontrakkan rumah tinggal kepada PIHAK KEDUA dengan spesifikasi bangunan berdinding batu bata, atap genteng, lantai keramik, instalasi listrik, air PAM, dan sambungan telepon yang beralamat di Jalan Kebon Agung 10, Sleman, Yogyakarta.
Sewa tersebut dilangsungkan dan diterima dengan harga Rp. 20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) selama satu tahun. Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2018 s/d 31 Desember 2018. Uang sewa telah dibayarkan secara tunai oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA.
Dengan demikian PIHAK KEDUA sebagai pengontrak bersedia mematuhi hal-hal berikut :
  1. Rumah yang disewakan tidak dijaminkan atau digadaikan untuk pelunasan suatu hutang oleh PIHAK KEDUA.
  2. Rumah yang disewa tidak disewakan lagi kepada pihak lain.
  3. PIHAK KEDUA wajib memelihara dan memperbaiki kerusakan-kerusakan rumah yang disewa selama masa kontrak.
  4. Rumah tersebut disewakan sebagai rumah tinggal. Apabila di kemudian hari dipergunakan untuk hal-hal yang dapat menyalahi atau melanggar hukum, maka hal tersebut di luar tanggung jawab PIHAK PERTAMA.
  5. Tidak diperbolehkan menambah atau mengurangi bangunan tersebut kecuali ada kesepakatan atau persetujuan dari PIHAK PERTAMA.
  6. Apabila dikehendaki dan disepakati oleh kedua pihak, PIHAK KEDUA dapat memperpanjang kontrak/sewa dengan harga sewa dan syarat-syarat yang akan ditetapkan kemudian secara musyawarah dan mufakat sekurang-kurangnya satu bulan sebelum masa sewa berakhir.
  7. Apabila perjanjian sewa-menyewa ini berakhir, PIHAK KEDUA harus mengembalikan rumah tersebut dalam keadaan kosong, rekening listrik, air (PAM), dan rekening telepon telah dilunasi serta terpelihara baik, tepat pada waktunya kepada PIHAK PERTAMA.
Demikian surat perjanjian ini dibuat dan disetujui oleh kedua pihak, yaitu PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara musyawarah dan mufakat serta tanpa adanya unsur paksaan atau intimidasi dalam bentuk apapun dan oleh pihak manapun.
Surat perjanjian ini ditandatangani dalam rangkap 2 (dua), keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Yogyakarta, 1 Januari 2018
PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA,
[materai]
(Paijo) (Paijan)
Saksi-saksi :
1. Muiz (Saksi Pihak Pertama) : (…..ttd…..)
2. Adit (Saksi Pihak Kedua) : (…..ttd…..)

Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko dan Kios

PERJANJIAN SEWA RUKO ATAU KIOS

Yang bertanda tangan di awah ini:

Nama              : Selo Kusumo

Alamat            : (alamat lengkap)

No. KTP           :74597448934

Selanjutnya dalam Pejanjian ini sebagai Pihak Pertama yang di sebut Pihak Pertama

Nama              : Imam Baihaki

Alamat            : (alamat lengkap)

No. KTP           : 827596483927

Yang mana sebagai penyewa yang selanjutnya di sebut Pihak Kedua

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian sewa ruko dengan ketentuan yang di atur sebagai berikut:

  1. Pihak kedua sepakat untuk menyewa sebuah ruko yang di miliki oleh pihak pertama yang terletak di Jl. Prengkondani, Sukodono Bondowoso. Dan memanga betul ruko tersebut memang milik pihak pertama dengan bukti nomor sertifikat 21/TNH/13131.
  2. Pihak kedua telah mengetahui ersis letak dan kondisi ruko yang di maksud oleh pihak pertama. Dan akan menyewa ruko tersebut selama 3 Tahun terhitung sejak 7 Desember 2018 dampai dengan 6 Desember 2021. Pihak kedua dapat memperpanjang masa penyewaannya dengan sarat yang telah di tetapkan oleh pihak pertama.
  3. Pihak kedua menyewa ruko kepada pihak pertama dengan membayar sewa biaya sebesar Rp 20.000.000,00 (Dua Puluh Juta Rupiah) Pertahunnya. Dengan pembayaran akan di lakukan setiap tanggal 7 Desember dan palng lambat 17 Desember pertahunnya. Sedangkan biaya yang lain seperti biaya listrik, kebersihan, dan biaya lainnya di tanggung oleh pihak kedua.
  4. Pihak kedua akan mematuhi aturan yang di buat oleh pihak pertama maupun aturan yang telah di sepakati oleh lingkungan
  5. Bila mana terdapat hal-hal yang belum tercantum dalam surat perjanjian swa ruko ini maupun ada perbedaan penafsiran maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Apabila belum menemui titik temu baru akan di proses pada jalur hokum.

Surat perjanjian sewa ruko ini dibuat rangkap dua dengan materai cukup yang mempunyai kekuatan hokum yang sama pada keduanya. Kedua belah pihak juga dalam keadaan sehat dan tampa adanya paksaan pada saat pembuatan erjanjian.

Banda Aceh, 7 Desember 2018

Pihak Pertama                                                                                    Pihak Kedua

(Materai 6000)

Selo Kusumo                                                                                       Imam Baihaki

Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah

SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : Baharudin M.

Pekerjaan         : Petani

No. KTP             : 9727891900005

Alamat              : Desa Wangi Timur RT. 12

Disebut Pihak Pertama sebagai pemilih tanah sawah,

Nama               : Andi Ismoyo

Pekerjaan         : Petani

No. KTP             : 9828199100002

Alamat              : Jl. Pndok Asri No. 12

Disebut sebagai Pihak Kedua sebagai penyewa tanah.

Bahwa kedua pihak sepakat mengadakan perjanjian sewa tanah sawah dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Bahwa Pihak Pertama memiliki sebidang tanah sawah dengan luas tanah 2800 m2 yang terletak di Jl. Persawahan, Desa Padi, Bantul, Yogyakarta. Sedang Pihak Kedua henda menyewa tanah milik Pihak Pertama tersebut.
  2. Bahwa masa sewa tanah sawah tersebut terhitung mulai dari tanggal 1 Mei 2020 dan berakhir tanggal 2 Mei tahun 2030 (selama 10 tahun).
  3. Bahwa hal-hal yang tidak diatur secara rinci dalam perjanjian ini sudah dibicarakan secara lisan oleh kedua pihak.

Demikian perjanjian ini dibuat oleh kedua pihak tanpa ada tekanan, ancaman ataupun paksaan serta tipu muslihat dari pihak manapun.

Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani di Jl. Raya Indah No. 3 RT. 17, Bantul pada hari Selasa tanggal 7 April 2020.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Baharudin M.)                                      (Andi Ismoyo)

Saksi

  1. Bapak Iswanto (Ketua RT.17)     (_____________)

Contoh Surat Perjanjian Sewa Beli (Angsuran)

SURAT PERJANJIAN ANGSURAN

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama               : Putri Ayu Kartika

Pekerjaan         : Wiraswasta

No. KTP             : 736892100001

Alamat              : Jl. Indah No. 32

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama menyatakan telah menerima kredit dari :

Nama               : Isna Herawati

Pekerjaan         : Karyawan

No. KTP             : 816391038100003

Alamat              : Jl. Pondok Gede No. 23

Yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua sebagai pemberi kredit.

Melalui perjanjian ini, maka Pihak Pertama berjanji akan mengembalikan uang yang sudah dipinjamkan kepada Pihak Pertama sejumlah Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) secara angsuran selama 20 bulan setiap tanggal 30 dimulai pada bulan Juni 2020 sampai pinjaman yang diterima oleh Pihak Pertama LUNAS.

Adapun besarnya angsuran setiap bulannya adalah sebesar Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). Untuk menjamin kelancaran angsuran tersebut setiap bulannya maka:

  1. Pihak Pertama akan mengembalikan angsuran setiap bulan atas nama sendiri atau keluarga terdekat.
  2. Apabila Pihak Pertama mengingkari perjanjian ini di kemudian hari, maka Pihak Pertama bersedia untuk menjaminkan harta benda yang dimiliki untuk diperhitungkan dengan pinjaman Pihak Pertama dan mengeksekusi harta benda tersebut.
  3. Apabila di kemudian hari ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan maka permasalahan tersebut diselesaikan secara hukum yang berlaku.

Demikian surat perjanjian kredit ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani maupun tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 7 April 2020

Pihak Pertama                                                   Pihak Kedua

Materai 6000

(Putri Ayu Kartika)                                             (Isna Herawati)

Contoh Surat Pernyataan Perjanjian

Surat perjanjian dapat ditulis untuk berbagai tujuan. Satu alasan umum orang membutuhkan surat perjanjian adalah ketika mereka secara lisan setuju untuk melakukan pekerjaan untuk seseorang dan menginginkan persetujuan tertulis dari suatu ketentuan. Tidak ada satu cara untuk memperbaiki surat perjanjian. Namun, Anda harus memasukkan informasi dasar seperti sifat perjanjian, tenggat waktu, dan ketentuan pembayaran.

Bicaralah dengan pihak lain

Sebelum menyusun surat perjanjian, Anda perlu tahu apa yang Anda dan orang lain setujui. Anda harus duduk dan berbicara, baik secara langsung atau melalui telepon. Buat catatan sehingga Anda dapat mengingat ketentuan perjanjian. Cobalah untuk mencapai kesepakatan sebanyak mungkin. Surat perjanjian Tidak seformal surat dalam perusahaan kontrak. Namun, itu harus cukup pasti sehingga kedua belah pihak memahami apa yang diharapkan.

Negosiasi

Anda mungkin ingin memulai proyek baru tetapi tidak senang dengan beberapa ketentuan yang ditawarkan pihak lain, misalnya, jumlah pembayaran atau tenggang waktu yang singkat. Anda dapat mencoba bernegosiasi dengan pihak lain.

Agar berhasil bernegosiasi, Anda harus siap untuk memberikan sesuatu untuk mendapatkan imbalan. Misalnya, jika Anda ingin sedikit lebih banyak uang untuk proyek, maka setujui putaran tambahan revisi. Atau jika Anda ingin menurunkan keseluruhan biaya proyek, maka tawarkan untuk membayar lebih banyak di muka.

Buat garis besar surat itu

Sebelum mengetik surat perjanjian, Anda harus menguraikannya. Lihatlah catatan Anda dan cobalah untuk mengatur informasi dengan cara yang berarti. Garis besar untuk surat perjanjian dapat terlihat seperti ini:

  • sifat pekerjaan yang disepakati
  • tenggat waktu
  • ketentuan pembayaran (berapa banyak, metode pembayaran, dll.)
  • ketika perjanjian dimulai dan berakhir
  • detail lainnya

Berikut adalah contoh surat pernyataan perjanjian yang perlu Anda tiru sebagai refrensi pembuatan surat pernyataan perjanjian:

Contoh Surat Pernyataan Perjanjian Kerja

SURAT PERNYATAAN PERJANJIAN

Kami yang bertanda Tangan di bawah ini:

Nama              : Ahmat Afandi

No. KTP           : 6756789045342561

Alamat            : Jl. Sukokerto Km 86

Jabatan           : Manager

Hari ini Bergerak atas nama PT. 12 Bantu Jaya Abadi yang Akan di sebut dengan pertama yang akan di sebut pihak Pertama.

Nama              : Ach. Hakiki

No. KTP           : 7865678675432456

Alamat            : Jln. Sukoharjo No. 78

Dalam hal ini bertindak  dan atas nama sendiri yang akan di sebut pihak ke dua.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan perjanjian yakni Perjanjian Kerja dengan Pasal sebagai berikut:

PASAL I

Pihak kedua akan menerima pekerjaan dari pihak pertama berupa pembangunan gedung futsal dengan ukuran 80 M x 110 M Selama 2 (Dua) Bulan terhitung sejak penandatanganan surat perjanjian ini.

PASAL II

Untuk material yang di perlukan adalah tanggung jawab dari pihak kedua akan tetapi dengan persetujuan pihak pertama yakni dengan menggunakan kualitas bahan terbaik.

PASAL III

Pihak kedua akan menerima gaji dari pihak pertama sebesar Rp. 500.000.000,00 (Limaratus Juta Rupiah)

Dengan pemayaran di lakukan degan tiga tahap. Tahap pertama yakni pada penandatanganan surat perjanjian ini sebesar Rp. 150.000.000,00 (Seratus Limapuluh Juta Rupiah), tahap kedua setelah proses 50% sebesar Rp. 200.000.000,00 (Duaratus Juta Rupiah), Sisanya maksimal dua hari setelah pihak kedua menyelesaikan pekerjaannya .

PASAL IV

Pihak Pertama berhak tidak melakukan pembayaran kepada pihak kedua apabila pihak kedua tidak menyelesaikannya tepat waktu.

Demikian Surat Perjanjian ini kami buat tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan dari atas keinginan dari kedua belah pihak.

Bondowoso, 11 Desember 2018

Yang Membuat Perjanjian

Pihak Pertama,                                                                       Pihak Kedua

Ahmat Afandi                                                                          Ach. Hakiki

Demikian Contoh Surat Perjanjian Yang Baik dan Benar, semoga bermanfaat bagi Anda semua yang sedang membuat surat perjanjian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *