Bacaan Doa

Doa Supaya Bisa Membayar Hutang dengan Cara tak Terduga

×

Doa Supaya Bisa Membayar Hutang dengan Cara tak Terduga

Share this article
Doa Terbebas Hutang yang Mustajab Sesuai Sunnah Rosul

Doa Terbebas Hutang – Doa Hutang maupun piutang adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Bahkan sebagian besar umat manusia pasti memiliki hutang entah dalam jumlah yang sedikit ataupun dalam jumlah yang sangat besar.

Doa Terbebas Hutang yang Mustajab Sesuai Sunnah Rosul

Muncul hutang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti memang butuh untuk kebutuhan rumah tangga hutang untuk menjalankan usaha atau bahkan tidak jarang rela melakukan hutang hanya untuk menuruti hawa nafsu guna melakukan atau membeli keinginan yang belum dalam jangkauan.

Definisi Hutang dan Piutang

Hutang piutang yaitu seseorang memberikan pinjaman kepada orang lain dengan jumlah tertentu dan dengan perjanjian orang tersebut akan mengembalikan pinjaman dalam jangka waktu tertentu yang telah disepakati.

Roda kehidupan selalu berputar, terkadang kita akan dihadapkan pada kondisi yang sangat butuh sehingga terpaksa harus berhutang kepada saudara atau orang lain. Akan tetapi, hendaklah hutan tersebut dilakukan karena benar-benar butuh, bukan karena untuk memuaskan hawa nafsu saja.

Jika iman yang dimiliki tidak teguh dan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu maka bisa-bisa Anda akan terjerat dalam lubang hutang yang tidak pernah berujung. Selalu menuruti hawa nafsu untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu, membeli barang-barang tidak penting dan berlebihan. Sungguh yang demikian sangat dibenci oleh Allah SWT.

Baca Juga :   Amalan Doa Nabi Yusuf Untuk Ketampanan, Saat Bercermin, Agar Dicintai Dan Untuk Memikat Wanita Lengkap 2021

Pahala Memberikan Hutang atau Pinjaman

Memberikan hutang atau pinjaman kepada sesama muslim akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk solidaritas kita kepada saudara muslim dan menolongnya dari kebingungan serta kesusahan.

Terlebih tidak mudah baginya untuk datang kepada kita, mengatakan niatnya untuk berhutang, sungguh ia telah mengalahkan semua rasa ego, gengsi dan semua rasa malunya untuk berhutang kepada kita atau orang lain. Sehingga jika mampu dan memungkinkan, maka berikanlah pinjaman kepada sudara yang membutuhkan.

Adapun sabda Rasulullah:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا

نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ

وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ

يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا

 وَالْآخِرَةِ ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا

سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya:

“Barang siapa menghilangkan kesusahan seorang mukmin dari kesusahan dunia, maka Allah akan menghilangkan kesusahannya dari kesusahan di hari kiamat. Barang siapa memberi kemudahan orang miskin, maka Allah akan memberi kemudahan untuknya di hari kiamat.” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud).

Disisi lain, Nabi Muhammad SAW juga telah mengajarkan kepada umatnya untuk tidak terbiasa berhutang, hal itu dikarenakan tanggung jawab hutang ada di dunia dan juga akhirat. Ketika di dunia manusia akan pusing dengan hutang yang ditanggungnya. Sementara jika di dunia ia tidak dapat melunasi hutangnya, maka tanggung jawab hutang di akhirat akan lebih berat lagi.

Baca Juga :   Doa Masuk Rumah dan Keluar Rumah (LENGKAP): Arab, Latin, Artinya

Sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW menyebutkan:

“Demi jiwaku yang ada di Tangan-Nya, seandainya ada seorang laki-laki terbunuh di jalan Allah, kemudian ia dihidupkan lagi, lalu terbunuh lagi, kemudian dihidupkan lagi dan terbunuh lagi, sedang ia memiliki utang, sungguh ia tidak akan masuk surga sampai utangnya dibayarkan.” (HR. Nasa’i).

Jika kita terpaksa berhutang, maka sebaiknya segeralah membayar hutang dan jangan menundanya jika sudah mampu. Menunda membayar hutang adalah hal yang sangat buruk dan juga termasuk dalam dosa yang besar. Seperti yang diketahui, tidak ada yang tahu umur seseorang dan kapan dirinya akan meninggal, sungguh sangat rugi ketika orang meninggal masih dalam keadaa berhutang.

Doa Terbebas dari Hutang sesuai Sunnah Rasul

Ketika memiliki hutang dan sudah mampu dan memungkinkan untuk membayar hutang, maka segera lakukanlah. Termasuk suatu kezaliman bagi ia yang mampu membayar hutang namun menunda-nundanya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

مَطْلُ الْغَنِىِّ ظُلْمٌ

فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِىٍّ فَلْيَتْبَعْ

“Menangguhkan utang orang yang mampu adalah suatu kezaliman. Dan, apabila diantara kamu sekalian itu dibayar oleh orang yang mampu dengan cara cicilan maka terimalah yang demikian itu.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Jika seseorang dalam keadaan berhutang lantas ia ingin, niat dan berusaha melunasinya, sampai mencicil hutangnya sesuai perjanjian, maka Allah akan memberi rejeki kepada kita untuk segera membayar dan melunasinya.

Baca Juga :   Doa Nabi Ibrahim AS Sesuai Mukjizatnya Lengkap

Anda dapat melafalkan doa terbebas dari hutang sesuai dengan sunnah Rasul di bawah ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَ

وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ

وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَال

Allahumma inni audzu bika minal Hammi wal hazan, wa audzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa audzu bika minal jubni wal bukhl, wa audzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kebingungan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari ketidakberdayaan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari kepengecutan dan kekikiran. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penindasan orang.”

Apabila seseorang meninggal masih dalam keadaan berhutang maka utang tersebut masih menjadi tanggungnnya dan akan ditagih di akhirat kelak. Sebagaimana yang telah dituturkan oleh Nabi Muhammad SAW:

“Barang siapa dari umatku menanggung utang, dan ia telah bersungguh-sungguh membayarnya, kemudian ia meninggal sebelum melunasinya, maka aku adalah walinya.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Berhutang adalah suatu hal yang sah-sah saja jika ia berhutang sesuai dengan kemampuannya melunasi dan diperuntukkan untuk hal yang benar-benar mendesak. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang membayar hutangnya. Kemudian sebagai hamba Allah yang mulia, hendaknya kita mendoakan kepada pemberi hutang atas hidup, keluarga serta harta yang penuh keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belanja Shopee Mom & Kids