Teks Prosedur

Teks Prosedur – Berbagai tutorial, cara, atau prosedur sangat dibutuhkan untuk melalukan suatu tindakan tertentu. Prosedur inilah yang merupakan kumpulan tahapan yang harus dilewati untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, diberbagai kondisi dan tempat kita sering kali menemukan kumpulan langkah-langkah yang menerangkan suatu tahapan yang harus dilakukan satu demi satu.

Saat pergi ke rumah sakit biasanya kita menemukan sebuah seruan yang tertempel di dinding dengan ukuran besar dekat wastafel yang memberikan petunjuk cara mencuci tangan yang benar atau menemukan cara penyajian mi instan pada bungkus kemasan sisi belakang. Lalu juga berbagai instruksi yang diikutsertakan dalam barang elektronik baik untuk penggunaan dan perawatan juga bisa kita temukan. Kumpulan-kumpulan resep hingga tutorial membuat perkakas. Jika setiap instruksi, petunjuk atau langkah-langkah tersebut diberikan dalam sebuah tulisan maka semua yang sudah disebutkan tadi adalah teks prosedur.

Teks Prosedur

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tuntas mengenai teks prosedur yang sering kita jumpai. Berbagai contoh juga akan diberikan sehingga kita bisa lebih memahami tentang teks prosedur.

Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah suatu tulisan yang berisikan tata cara atau langkah-langkah terstruktur dan berurutan dari awal hingga akhir untuk melakukan suatu hal dengan tujuan tertentu. Pada jenis teks prosedur cenderung menggunakan kalimat imperatif atau ajakan bahkan juga perintah agar pembaca mau melakukan cara-cara yang sudah diterangkan pada teks prosedur.

Langkah-langkah yang terdapat di teks prosedur saling berkaitan. Oleh karena itu pembaca harus mengikuti tahapan dari awal hingga akhir atau tidak bisa langsung mengerjakan perintah dari tengah-tengah terlebih dahulu.

Setiap teks prosedur memiliki tujuan masing-masing sesuai dengan topik yang sudah ditentukan. Adanya topik prosedur ini dibuat agar para pembaca mampu memahami dan melakukan sesuatu hal tertentu dengan hasil yang maksimal sesuai dengan petunjuk yang diberikan pada teks prosedur.

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Apakah suatu teks prosedur memiliki ciri-ciri khusus? Sebenarnya cukup mudah untuk membedakan teks prosedur dengan jenis teks lainnya karena teks jenis ini memiliki ciri khusus yang sangat berbeda dari jenis teks umumnya yang hanya berisi tentang paragraf-paragraf saja. Berikut ciri-ciri yang akan kita temukan pada suatu teks prosedur:

  • Adanya tujuan, langkah-langkah, dan penutup

Suatu teks prosedur pasti memiliki tujuan yang akan dicapai. Biasanya akan terlihat jelas pada bagian judulnya. Benar! Teks prosedur juga memiliki judul agar bisa dengan mudah dipahami topik dan tema dari  teks tersebut. Misalkan saja prosedur dengan judul ‘Membuat Dalgona Kopi tanpa Pegal’, tentu tujuannya adalah membuat Dalgona kopi dengan  mudah dan dalam waktu singkat sehingga tidak banyak tenanga yang dibutuhkan.

Pada sebuah teks prosedur juga akan diberikan langkah-langkah berupa poin-poin penting agar pembaca dengan mudah mengikuti cara yang harus dilakukan agar tercapai tujuan utamanya. Langkah-langkah ini dibuat secara berurutan dari awal hingga akhir. Kemudian pada bagian akhir terdapat penutup yang menerangkan tentang hasil akhir dari prosedur tersebut setelah mengikuti langkah-langkah yang diberikan.

  • Menuliskan detail terperinci tentang benda dan alat yang dipakai

Pada teks prosedur, sebelum masuk ke bagian langkah-langkah akan dimulai dengan merinci tentang detail benda dan alat yang akan digunakan. Hal ini bertujuan agar saat mempraktikan prosedur tersebut, kita tidak kesusahan atau sibuk mencari-cari alat dan bahan yang digunakan. Bahkan ada baiknya saat ingin mempraktikan suatu prosedur, baca dulu secara keseluruhan dari awal hingga akhir sehingga apabila ada alat dan bahan yang sekiranya tidak ditulis pada detail atau kita membutuhkan alat dan bahan tambahan, keduanya sudah siap.

Contoh detail yang ada pada sebuah teks prosedur misalkan 250 gram tepung terigu, 2 sendok teh garam, 100 gram margarin, dan lain-lain.

Dari kedua ciri utama tersebut, dengan mudah kita dapat mengidentifikasi apakah teks yang sedang kita baca tersebut merupakan sebuah teks prosedur atau bukan.

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Selain kedua ciri yang disebutkan pada penjelasan sebelumnya, ciri-ciri teks prosedur bisa dilihat melalui bahasa yang digunakan karena dengan pemilihan kata yang tepat, tujuan dari teks prosedur mudah dicapai. Berikut beberapa kaidah kebahasaan yang ada pada suatu teks prosedur.

  • Menggunakan kata kerja perintah atau kata imperatif.

Kata kerja perintah atau imperatif adalah sebuah kata yang membuat si pendengar melakukan sesuai dengan yang dikatakan si penutur. Dalam sebuah teks prosedur maka penggunakan kata kerja perintah ini bertujuan agar pembaca mengikuti sesuai dengan apa yang tertulis di teks prosedur tersebut baik untuk meminta atau melarang pembaca untuk dan tidak melakukan sesuatu hal. Kata kerja perintah ini dibentuk dari sebuath kata kerja yang memiliki akhiran –kan, –i, dan partikel –lah. Munculnya kata kerja perintah ini ada dibagian langkah-langkah.

Contoh dari sebuah kalimat perintah yang akan kita temui pada sebuah teks prosedur seperti: Siapkanlah semua alat dan bahan yang akan digunakan.’; ‘Panaskan adonan pada suhu 120 derajat celcius selama 20 menit’; ‘Warnai gambar sesuai contoh.’ ;dan lain sebagainya.

  • Menggunakan kata teknis sesuai dengan topik bahasan

Setiap teks prosedur memiliki tema dan topiknya masing-masing. Oleh karena itu, pemilihan kata harus sangat diperhatikan termasuk dalam penggunaan kata teknis sesuai topik bahasan. Tapi bukan berarti kata-kata teknis tersebut adalah kata-kata yang sulit dipahami atau menggunakan diksi yang sulit. Gunakan kata-kata teknis yang umum dan sederhana sesuai topiknya agar siapapun yang membaca, meskipun teks prosedur yang dibaca bukanla bidang keahliannya tetap dengan mudah bisa dipahami. Apabila memang kata teknis tersebut merujuk pada sesuatu yang khusus maka berikan keterangan lengkapnya.

Misalkan contoh teks prosedur ‘Uji Coba pH dengan kertas Lakmus’ maka beberapa kata teknis yang muncul adalah cairan asam, cairan basa, pH, kertas lakmus dan lain sebagainya. Atau misalkan pada teks prosedur berjudul ‘Membuat Makaroni Ala Rumahan’ yang akan menyebutkan kata-kata teknis seperti penggorengan, minyak, makaroni, tepung terigu dan masih banyak lagi.

  • Menggunakan kata penghubung atau konjungsi temporal

Karena sebagian besar teks prosedur merupakan langkah-langkah dari awal hingga akhir maka dibutuhkan kata penghubung atau konjungsi agar kalimat yang dibuat terlihat runtut sesuai urutan atau kronologi. Ini membuat pembaca lebih mudah untuk memahami dan mengikuti langkah-langkah yang harus mereka lakukan sesuai dengan teks. Beberapa kata konjungsi yang sering digunakan pada teks prosedur misalnya: selanjutnya, kemudian, lalu, setelah itu, dan berikutnya.

  • Menggunakan kalimat persuasif

Kalimat persuasif adalah kalimat ajakan yang berupa bujukan, himbauan atau permintaan si penulis untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Berbeda dengan kalimat perintah yang tegas dan terkesan wajib di lakukan, kalimat persuasive menggunakan kata-kata yang ajakan yang halus seperti ayo, marilah, sebaiknya.

Contoh pada sebuah teks prosedur dengan judu ‘Cara Mencuci Tangan’ maka biasanya akan muncul kalimat persuasif seperti ‘Marilah kita selalu mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit.’Atau juga sebagai contoh ‘Sebaiknya gunakan sabun cair yang diletakan di dalam botol agar selalu higienis.’

  • Menggunakan verba material dan tingkah laku

Membuat teks prosedur berarti memberikan petunjuk dan langkah dalam melakukan sesuatu. Selain adanya kalimat imperatif dan persuasif, sebuah teks prosedur sebaiknya menggunakan verba material dan tingkah laku. Artinya kalimat tersebut akan mengacu pada tindakan fisik. Misalkan saja pada teks prosedur dengan judul ‘Cara Membuat Dalgona Kopi Kilat’, verba material dan tingkah laku yang akan muncul pada teks prosedur tersebut seperti ‘Tuangkah 2 sendok teh gula pasir ke dalam mangkuk’; ‘Aduklah menggunakan saringan besi sampai kopi dan gula menjadi halus dan beruah menjadi krim,’ dan lain sebagainya.

  • Adanya kalimat keterangan

Kalimat keterangan yang ada di teks prosedur sangat membantu dalam menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan sehingga memin kesalahan. Beberapa keterangan yang ada dalam sebuah teks prosedur biasanya tentang waktu, tempat, dan jumlah.

Misalkan saja untuk melakukan prosedur mencuci tangan, di dalam langkah-langkahnya akan ada kalimat keterangan seperti: ‘Cuci tangan dengan air mengalir minimal selama 20 detik.’Atau pada sebuah prosedur membuat kue bolu, ‘Campurkan 250 gram tepung terigu ke dalam adonan telur,’atau ‘Masukkan ke dalam oven dengan panas 200 derajat celcius selama 30 menit,’dan lain sebagainya.

Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur tidak dibuat secara sembarangan. Bentuknya pun berbeda dari kebanyakan teks lainnya yang hanya berbentuk pafagraf saja. Tetapi teks prosedur umumnya berisikan poin-poin penting untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Terkadang juga akan ditambahkan beberapa gambar disetiap poinnya untuk memperjelas langkah yang diberikan. Teks prosedurpun memiliki struktur yang bisa diikuti agar dapat membuat teks prosedur yang baik dan mudah dipahami. Beberapa struktur yang bisa kita ikuti dan jadikan patokan ada di bawah ini:

  1. Judul

Salah satu hal yang paling penting dalam menulis teks prosedur dan jenis teks lainnya adalah memberikan judul. Ini penting karena judul bisa memberikan gambaran jelas mengenai topik dan isi yang akan di bahas pada suatu teks prosedut. Menuliskan judul sebaiknya tidak terlalu panjang, misalnya ‘Cara Membuat Dalgona Coffee Dengan Cepat dan Kilat Hanya Butuh Waktu 5 Menit.’ Judul tersebut sangat tidak menarik dan terlalu panjang. Tuliskan judul dengan singkat tetapi memberi kesan menarik dan dapat mencakup topik utama yang akan dibahas. Jika contoh judul sebelumnya terlalu panjang, kita bisa menuliskannya dengan lebih singkat dan menarik seperti ‘Cara Kilat Membuat Dalgona Coffee.’ Terlihat lebih menarik untuk dibaca bukan?

  1. Pengantar atau Pembukaan

Sebelum masuk ke inti pembahasan yang berupa langkah-langkah pengerjaan, setelah judul ada bagian yang disebut pengantar atau pembuka. Biasanya akan dimuali dengan kalimat interogratif seperti ‘Apakah kalian tahu apa Dalgona Coffee itu?’ atau ‘Pernahkah kalian membuat Dalgona Coffee sampai tangan kalian pegal karena terlalu lama mengaduknya?’

Tetapi tidak semua teks prosedur dimulai dengan kalimat interogratif. Pada paragraf pembuka atau pengantar ini secara keseluruhan akan menjelaskan tentang apa yang akan dilakukan secara garis besar dan tujuan atau hasil akhir apa yang akan dihasilkan. Bagian pembukaan dan pengantar ini bersifat tentatif dan tidak selalu ada dalam setiap teks prosedur. Contoh paragraf pembuka atau pengantar di teks prosedur:

  • “Mencuci tangan adalah langkah pertama yang paling tepat dilakukan untuk melakukan pencegahan penyakit karena bisa membunuh bakteri, kuman, hingga virus yang bisa membahayakan. Tetapi benarkah cara mencuci tangan yang kita lakukan selama ini sudah benar? Kali ini kita akan bersama-sama mempraktekan bagaimana mencuci tangan yang benar dengan sabun. Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan lalu ikuti langkah-langkahnya dengan seksama!”
  • Mampu membuat camilan sendiri di rumah rasanya menyenangkan. Apalagi bisa dinikmati bersama keluarga dan orang-orang tersayang. Salah satu camilan yang bisa kita buat dengan sangat mudah dan bahannya juga mudah di dapat yaitu donat! Siapa sih yang tidak menyukai donat? Camilan kue yang berbahan dasar tepung terigu, telur, dan mentega ini sangat mudah dibuat karena tidak memerlukan oven, tinggal di goreng saja. Langsung saja yuk buat donat lezat untuk camilan sore nanti dengan resep dan cara membuatnya di bawah ini!
  1. Material

Sebelum masuk ke tahapan langkah-langkah yang berupa poin-poin penting keterangan dari awal hingga akhir, kita sebaiknya menyebutkan alat dan bahan yang akan dibutuhkan agar saat melakukan instruksi semuanya sudah siap. Material ini harus juga diberi keterangan yang lengkap tentang jumlah, berat, ukuran, volume dan lain sebagainya. Contoh material yang disebutkan dalam sebuah teks prosedur membuat donat misalnya:

Bahan:

250 gram tepung terigu

1 sendok teh ragi instant

3 sendok makan mentega

3 sendok teh maizena

2 butir telur ambil kuning nya saja

3 sendok gula pasir

Minyak untuk menggoreng

Air secukupnya

Peralatan: Baskom, gelas, sendok, kain/serbet bersih, wajan

  1. Langkah-langkah

Masuk ke bagian langkah-langkah yang berisi instruksi secara terperinci dari awal hingga akhir agar tercapai tujuan yang diinginkan. Menuliskan langkah-langkah tidak bisa sembarangan. Daripada menuliskannya dalam bentuk paragraf, lebih baik tuliskan dalam bentuk poin-poin penting langkah-perlangkah atau istilahnya step by step. Hal ini dilakukan agar pembaca bisa dengan mudah mempraktekan sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Penjelasan pada bagian langkah-langkah ini haruslah jelas dan lengkap dengan keterangannya, jika tidak maka akan mengakibatkan kebingungan pembaca dan kesempatan untuk berhasil relatif kecil. Contoh langkah-langkah pada teks prosedur cara membuat donat:

  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan petunjuk pada bagian sebelumnya dan pastikan semua peralatan sudah dicuci bersih dalam keadaan kering. Jangan lupa untuk mencuci tanganmu lebih dulu ya!
  • pertama-tama, campurkan tepung terigu, maizena, gula pasir, mentega, kuning telur dan ragi ke dalam baskom yang sudah dipersiapkan. Lalu aduk semua adonan tersebut dengan tangan.
  • Sembari mengaduk adonan hingga tercampur, tambahkan air sedikit demi sedikit. Uleni hingga adonannya kalis atau tidak menempel di wadah baskom maupun di tangan.
  • Jika adonan yang kita buat sudah kalis, tekan-tekan adonan hingga melebar sesuai dengan ukuran wadah yang kita pakai untuk mengaduk adonan tadi.
  • Tutup adonan dengan kain basah. Bisa menggunakan kain ataupun serbet basah. Tetapi jangan terlalu basah hingga airnya menetes. Jangan sampai kain basah ini juga mengenai adonannya. Tutup dan biarkan selama 10 menit.
  • Setelah adonan donat yang kita buat mengembang, lalu cetak satu persatu dengan cetakan gelas atau sesuai selera Anda. Diamkan terlebih dahulu selama 5 menit dengan kembali ditutup kain basah tadi selama 5 menit hingga donat yang kita buat mengembang kembali.
  • Selanjutnya siapkan wajan dan panaskan minyak untuk menggoreng. Masukan donat yang sudah dibentuk tadi ke minyak yang sudah panas sambil terus diputar agar matangnya merata.
  • Tunggu sampai donatnya berubah warna hingga kuning keemasan, lalu tiriskan donat. Tunggu hingga hangat dan donat siap di santap!
  1. Kesimpulan

Dalam membuat teks prosedurpun juga ada bagian kesimpulan. Pada paragraf kesiumpulan ini juga berisi tentang paragraf penutup. Kurang lebih isinya mengenai penjelasan hasil yang didapatkan setelah melakukan setiap langkah yang diberikan. Tidak lupa lebih baik menambahkan tentang saran dan tanggapan penulis terhadap kegiatan yang sudah dijabarkan. Bisa juga berisi tips sederhana yang bisa dibagikan kepada pembaca. Contoh kesimpulan pada teks prosedur bisa kalian cermati di bawah ini:

“Sebenarnya adonan donat bisa kamu bentuk langsung tanpa menggunakan cetakan, tetapi dengan cetakan bentuk donat akan lebih rapi sampai selesai di goreng. Apabila menyukai toping tambahan, maka bisa ditambahkan pada donat yang Anda buat bebas sesuai selera. Beberapa toping yang biasanya di tambahkan antara lain gula halus, misis, cokelat cair, dan keju. Selamat mencoba!”

Tujuan Teks Prosedur

Pembuatan teks prosedur bukan berarti tanpa tujuan. Dilihat dari bentuk dan susunan teks prosedur, teks ini memiliki tujuan utama untuk menyampaikan informasi dengan lebih mudah melalui poin-poin dan langkah-langkah yang dijelaskan sedemikian rupa sehingga pembaca mampu mengikuti instruksinya agar menghasilkan suatu mencapaian tertentu tergantung dari topik yang sedang di bahas.

Misalkan saja untuk teks prosedur membuat nasi goreng ala rumahan, maka tujuan dari teks prosedur tersebut mengajak pembaca untuk membuat nasi goreng ala rumahan yang berarti sederhana dan bisa dbuat oleh siapa saja. Misalkan juga untuk prosedur mencuci tangan maka memiliki tujuan agar pembaca mengikuti langkah-langkah mencuci tangan yang benar sehingga dapat menjaga kebersihan secara maksimal.

Jenis-Jenis Teks Prosedur

Teks prosedur yang ditulis dan dibuat oleh penulis itu banyak sekali macamnya. Berbagai teks prosedur sering kita jumpai mulai dari paling sederhana hingga paling rumit. Adanya pengelompokan teks prosedur ini agar para pembaca lebih memahami tentang teks prosedur tersebut dan dapat mengikuti langkah-langkah yang diberikan dengan baik. Menurut penyajiannya, teks prosedur dibagi menjadi tiga jenis yaitu teks prosedur sederhana, kompleks, dan protokol. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa simak penjelasan di bawah ini berikut contoh yang akan diberikan.

Teks Prosedur Sederhana

Seperti namanya, jenis teks prosedur ini merupakan teks prosedur yang sederhana hingga umumnya hanya terdapat dua atau tiga langkah saja tanpa memberikan detailnya secara lengkap seperti pembukaan, tujuan teks, material alat dan bahan, ataupun kesimpulan. Isi teks prosedur sederhana ini langsung ke intinya yaitu tentang langkah-langkah yang harus dilakukan.

Teks prosedur sederhana ini biasanya ditemukan pada petunjuk penggunaan suatu benda. Misalkan, untuk mengetahui cara menggunakan setrika, maka aka nada lembaran khusus bagaimana cara mengoperasikannya. Teks prosedur tersebut tidak akan dibulai dengan pembukaan dan diakhiri dengan penutup, melainkan langsung ke intinya yaitu langkah-langkah instruksi seperti ‘Pastikan kabel sudah tersambung ke sumber listrik, kemudian atur suhu panas sesuai dengan kebutuhan.’

Contoh Teks Prosedur Sederhana

Sudah disebutkan bahwa teks prosedur sederhana ini hanya terdiri dari 3-4 langkah. Beberapa memang lebih panjang, tetapi kunci dari teks prosedur ini tidak menjelaskan bahan dan peralatan, detail penjelasan jelas dan singkat. Teks prosedur sederhana ini akan langsung merujuk pada langkah-langkah.

Membuat Mie Instan Indomie Goreng

Pada kemasan mi instan yang sering kita temui, di bagian belakang terdapat sebuah teks prosedur singkat. Teks prosedur ini langsung dimulai dengan cara penyajiannya tanpa menyebutkan bahan dan alat yang dibutuhkan terlebih dahulu jadi termasuk ke dalam teks prosedur sederhana. Teks prosedur yang tertulis seperti di bawah ini:

Cara Penyajian:

  • Rebus mi dalam 400cc (2 gelas) air mendidih selama 3 menit sambil diaduk.
  • Sementara mi direbus, campurkan bumbu, minyak, bumbu kecap manis, dan bubuk cabe ke dalam piring.
  • Tiriskan mi, kemudian campurkan mi ke dalam campuran bumbu di piring, diaduk hingga merata.
  • Taburkan bawang goreng dan mi lezat siap disajikan.

Teks prosedur tersebut hanya terdiri dalam 4 langkah. Sangat singkat dan mudah untuk diikuti. Tidak ada peralatan khusus. Pada kemasan belakang bungkus Indomie juga menyediakan teks prosedur lain untuk cara penyajian menggunakan microwave. Sama seperti teks prosedur sebelumnya, cara penyajian yang satu ini juga sama singkatnya, seperti berikut ini:

  • Siapkan mangkok tahan panas (microwaveable), isi dengan air 350cc (1,5 gelas), masukan mi ke dalamnya.
  • Masukan ke dalam microwave, masak dengan suhu tinggi selama 5 menit.
  • Tiriskan mi kemudian campurkan mi dengan bumbu, minyak bumbu, kecap manis dan bubuk cabe, lalu diaduk hingga merata.
  • Taburkan bawang goreng dan mi lezat siap disajikan. 

Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer dengan Benar

Untuk mengindari kesalahan dan meminimalisir kerusakan pada suatu barang elektronik terutama untuk suatu perusahaan atau kantor, adanya teks cara menghidupkan dan mematikan komputer memang harus ada. Berikut ini contoh dari teks prosedur sederhana untuk menghidupkan dan mematikan komputer dengan benar.

Cara Menghidupkan Komputer

  • Periksa terlebih dahulu semua kabel sudah terpasang dengan benar serta tidak ada kabel lecet ataupun rusak.
  • Hidupkan stabilizer voltage.
  • Hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor.
  • Selanjutnya, hidupkan CPU dengan menekan tombol power pada CPU.
  • Tunggu hingga proses booting selesai sampai muncul layar desktop.

Cara Mematikan Komputer

  • Klik Menu ‘START’ yang letaknya di pojok kiri bagian bawah desktop atau bisa menekan tombol ‘WINDOWS’ pada keyboard.
  • Klik ‘SHUTDOWN’.
  • Klik ‘OK’.
  • Tunggu beberapa saat hingga komputer mati.
  • Matikan layar monitor, matikan stabilizernya, dan juga cabut kabel utama dari sumber listrik.

Bagaimana pendapatmu mengenai contoh kedua ini? Karena termasuk teks prosedur sederhana maka tidak perlu menyebutkan alat dan bahan. Tentu saja karena memang sudah ada dan tersedia tanpa perlu mempersiapkannya. Untuk teks prosedurnya sangatlah singkat dan tidak bertele-tele karena memang sudah pasti akan melakukan hal tersebut tanpa opsi lainnya. Lain lagi jika memang pada komputer tersebut mengalami kendala.

Teks Prosedur Kompleks

Sedangkan untuk teks prosedur kompleks ini adalah jenis teks prosedur yang memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah secara mendetail untuk melakukan sesuatu hal tertentu. Di beberapa teks prosedur kompleks juga memberikan penjelasan sub-langkah sebagai tambahan keterangan. Bisa juga suatu teks prosedur kompleks dibuat dengan sangat menyeluruh mulai dari judul hingga kesimpulan.

Nah, untuk teks prosedur kompleks ini akan sering kita temui pada teks prosedur pembuatan sesuatu entah itu benda ataupun makanan dan minuman. Teks jenis ini akan memiliki detail yang cukup banyak terutama pada bagian penjelasan langkah-langkah dan bahan material yang dibutuhkan. Seperti halnya dalam pembuatan kue dan pembuatan meja.

Contoh Teks Prosedur Kompleks

Ingat ya! Salah satu ciri dari teks prosedur kompleks adalah adanya detail bahan dan peralatan serta langkah-langkah yang jelas karena dalam teks prosedur kompleks, penulis tidak selalu memulainya dengan paragraf pembuka dan penutup. Berikut contoh-contoh yang bisa kita pelajari.

MembuatPudding Zebra Lezat dan Lembut

Pudding menjadi salah satu makanan penutup atau dessert yang disukai banyak orang karena rasanya yang manis, segar, dan juga lembut, salah satunya adalah pudding zebra ini. Membuat pudding zebra bukan sesuatu yang sulit loh. Kali ini kita akan belajar untuk membuat pudding zebra yang lezat dan lembut. Yuk coba buat dengan mengikuti resep di bawah ini!

Bahan:                                                                          Alat:

-Margarin 50 gram dilelehkan                                       -Loyang bulat diameter 18 cm

-Air 300 ml                                                                    -Spatula untuk mengaduk

-Susu kental manis 250 ml                                             -Sendok dan garpu

-Agar-agar warna putih 2 bungkus                                 -Panci untuk memasak agar-agar

-Telur Ayam 6 butir                                                       – Wadah untuk mencampur telur

-Gula pasir 300 gram

-Vanila ¼ sendok the

-Tepung terigu 80 gram

-Cokelat bubuk 50 gram, dilarutkan dengan sedikit air panas

Cara membuat resep Pudding Zebra:

  • Basahi loyang berdiameter 18 cm tadi dengan air.
  • Campurkan air, susu kental manis, dan agar-agar ke dalam panci. Gunakan air dingin, jangan gunakan air panas! Kemudian masak di atas kompor dengan api kecil sampai mendidih sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
  • Kocoklah telur dengan gula dan tambahkan vanilla. Kocok telur sampai mengembang dan kental. Lalu masukkan tepung terigu sediki demi sedikit bergantian dengan margarin cair. Aduk dan campur hingga rata. Jangan masukkan margarin yang terlalu panas langsung kedalam telur atau telur akan matang.
  • Agar-agar yang tadi sudah mendidih atau matang, kemudian dituang ke dalam adonan telur, tepung, dan margarin tadi yang sudah dicampur rata. Campurkan sedikit demi sedikit sambil diaduk.
  • Setelah tercampur rata, bagi adonan menjadi dua bagian sama banyak. Campur salah satu adonan dengan cokelat dan biarkan adonan satunya tetap polos.
  • Yang terakhir adalah menuangkan 100 ml adonan polos pada bagian tengah loyang, tunggu adonan di atasnya sedikit dingin baru tuang kembali 50 ml adonan cokelat di atasnya. Lakukan terus menerus secara bergantian hingga kedua adonan habis. Tunggu sampai adonan pudding itu dingin dan masukan ke dalam kulkas.

Apabila adonan pudding terlalu dingin dan jadi mengeras di wadah, bisa dipanaskan dengan api kecil. Jangan terlalu besar karena campuran telur, tepung, dan margarin bisa membuat pudding menjadi matang. Saat membuat lapisan tidak perlu terlalu sama atau bisa sesuai dengan selera masing-masing. Pudding zebra ini sangat nikmat saat dihidangkan dalam keadaan dingin. Selamat mencoba resep pudding zebra ini!

Teks prosedur kompleks di atas adalah salah satu contoh teks prosedur yang lengkap. Diawali dengan judul, terdapat paragraf pembuka yang menjelaskan pudding zebra tersebut dan tujuan dibuat ini. Kemudian, sebelum masuk ke bagian inti atau langkah-langkah, terdapat bagian yang menerangkan tentang alat dan bahan yang dibutuhkan. Baru masuk ke penjelasan poin cara pembuatan. Teks prosedur kompleks ini kemudian ditutup dengan paragraf kesiumpulan yang berisi saran dan masukan dari penulis untuk pembaca yang ingin mempraktekan resep tersebut.

Cara MengurusVisa Mudah dan Tanpa Ribet

Apakah Anda memiliki tujuan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri yang membutuhkan visa? Seperti yang kita tahu bahwa visa adalah salah satu tanda bukti perijinan yang memperlihatkan bahwa kita ‘boleh berkunjung’ ke suatu wilayah Negara tertentu.

Lolos tidaknya visa ini nantinya akan berbentuk stiker yang diberikan di kedutaan Negara yang akan di kunjungi atau berbentuk stempel pada paspor di Negara tertentu. Di bawah ini merupakan langkah-langkah yang harus di tempuh dalam pengurusan visa dengan benar.

  • Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek persyaratan yang dibutuhkan karena setiap Negara memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda. Setelah itu persiapkan syarat yang dibutuhkan.
  • Datanglah ke kantor imigrasi. Manakah kantor imigrasi yang harus di datangi? Anda bisa mendatangi kantor imigrasi yang tertera pada KTP atau juga langsung saja ke kantor imigrasi terdekat.
  • Bawa seluruh persyaratan yang dibutuhkan sesuai ketentuan dari Negara tujuan saat mendatangi kantor imigrasi. Jangan lupa juga untuk membawa dokumen asli dan fotocopy sesuai yang dibutuhkan.
  • Saat sampai di kantor imigrasi, Anda diharuskan membeli formulir permohonan. Formulir permohonan ini bisa di dapatkan di loket yang sudah disediakan pihak imigrasi. Isi dengan lengkap formulir tersebut sesuai dengan dokumen yang Anda miliki. Jangan sampai menuliskan informasi palsu atau Anda akan bermasalah kedepannya.
  • Setelah mengisi formulir secara lengkap, serahkan formulir tersebut beserta syarat-syarat yang harus diberikan untuk permohonan visa ke loket pendaftaran.
  • Anda akan mendapatkan tanda terima, pemberitahuan jadwal foto dan pengambilan sidik jari. Apabila antrian untuk pengambilan foto dan sidik jari ini hanya sedikit, maka di hari itu juga Anda bisa melakukannya. Namun, sekiranya jika antriannya panjang maka Anda bisa datang kembali ke hari berikutnya.
  • Tahap selanjutnya setelah melakukan pengambilan foto dan sidik jari adalah tahap wawancara dengan menunjukkan dokumen asli yang Anda bawa.
  • Setelah melalukan tahapan wawancara, selanjutnya Anda diharuskan membayar buku visa dan menandatangani buku visa tersebut. Jangan lupa untuk menanyakan tentang kapan jadwal pengambilan visa yang sudah selesai.
  • Penting untuk mengetahu tanggal visa selesai. Jadi pada tanggal yang sudah ditentukan, kita bisa langsung mendatangi kantor imigrasi dimana kita membuat visa tersebut. Pembuatan visa dihitung dari proses pembayaran visa akan membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.

Saat melakukan pembuatan visa dan mendatangi kantor imigrasi, sebaiknya menggunakan pakaian yang rapid an sopan. Apalagi jika ternyata saat itu Anda diharuskan melakukan pengambilan foto. Selain itu, sebaiknya Anda membawa fotocopy data dengan jumlah lebih yang dibutuhkan karena mungkin sewaktu-waktu ada tambahan data yang harus diberikan. Jangan lupa untuk membawa dokumen asli karena pasti akan diperiksa.

Untuk kali ini teks prosedur kompleksnya cukup panjang karena membahas tentang ‘Cara Mengurus Visa’ yang memang dibutuhkan untuk keperluan saat mendatangi suatu Negara tertentu. Selain adanya paragraf pembuka dan penutup, pada teks ini menjelaskan petunjuk tahap demi tahap yang harus dilalui secara detail untuk mengurus visa.

Cara Mengirim Paket ke Berbagai Ekspedisi Pengiriman di Indonesia

Layanan ekspedisi di Indonesia memiliki banyak sekali pilihan yang tersedia tergantung dari layanan apa yang memang cocok dengan pilihan kita. Apalagi, jika memiliki usaha bisnis online pasti akan sangat sering berurusan dengan ekspedisi ini. Bagaimana cara melakukan pengiriman paket yang benar? Simak caranya di bawah ini!

  • Hal yang paling mendasar adalah mengemas paket yang akan dikirim dengan rapi. Bahan yang digunakan untuk membungkus pun tergantung keinginan kita, bisa menggunakan: kertas koran, kertas pembungkus, plastik hitam, kardurs, bubble wrap dan lain-lain. Apa bila paket yang dikirim adalah barang yang rentan rusak atau pecah belah, tambahkan sticker penanda untuk memberitahukan agar jasa ekspedisi tidak membantingnya seperti tulisan FRAGILE.
  • Setelah selesai membungkus paket dengan rapi kemudian tuliskan alamat penerima paket dengan lengkap dan jelas. Tidak hanya nama dan alamat, tetapi juga nomor telfon aktif yang bisa dihubungi oleh pihak ekspedisi. Beberapa ecommerce telah menyediakan format alamat pengiriman yang tinggal kits cetak atau print out.
  • Anda bisa melakukan cek tariff ongkos kirim yang dikenakan dari tempat pengiriman ke tempat penerima agar bisa menyiapkan uang pas atau tidak terlalu kaget apabila tariff ongkos kirim ternyata cukup mahal.
  • Selanjutnya datangi langsung ke gerai ekspedisi terdekat. Apabila barang yang akan dikirimkan banyak, beberapa ekspedisi menyediakan layanan penjemputan paket.
  • Saat sampai di ekspedisi yang dipilih, antri. Apa bila tidak ada antrian maka langsungs serahkan paket yang ingin Anda kirimkan kepada petugas ekspedisi.
  • Tunggu petugas melakukan beberapa prosedur seperti meninmbang paket, menanyakan detail isi paket, memasukan alamat penerima dan data pengirim. Setelah itu petugas akan memberitahukan biaya yang harus dibayarkan.
  • Bayarlah biaya pengiriman, sebisa mungkin dengan uang pas agar transaksi berjalan cepat. Setelah selesai membayar, petugas ekspedisi akan memberikan bukti tanda resi pengiriman untuk melacak paket yang Anda kirimkan.

Bagaimana? Apa Anda sudah mengerti cara mudah untuk mengirim paket ke ekspedisi pilihan Anda?

Teks Prosedur Protokol

Lalu apakah yang dimaksud dengan teks prosedur protokol ini? Meskipun suatu sebaiknya dibuat sesuai urutan kronologi yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk jenis ini sifatnya lebih fleksibel dalam mengikuti petunjuknya. Urutan langkah-langkahnya dapat diubah atau dibolak-balik sesuai selera dan keinginan pembaca. Meski demikian, protokol ini akan tetap memiliki hasil akhir yang sama karena meski diubah dan dibolak-balik sesuai keinginan tidak akan mempengaruhi hasil akhirnya.

Misalkan saja untuk cara mencuci tangan yang baik. Ada beberapa langkah dalam prosedur tersebut yang bisa di bolak-balik seperti pada saat menggosok tangan, membersihkan kuku, dan lain-lain. Manapun yang dipilih tentu tidak akan mengubah hasil akhir dan tujuan utama dari teks prosedur tersebut.

Contoh Teks Prosedur Protokol

Untuk jenis teks prosedur protokol ini memiliki ciri paling utama yaitu kita bisa memulai beberapa langkahnya secara terbalik atau tidak runtut tetapi akan tetap sampai pada tujuan yang sama tanpa mempengaruhi hasil. Berikut contoh-contohnya:

Cara Mencuci Tangan Agar Terhindar Dari Virus

Mencuci tangan menjadi salah satu pencegahan paling efektif untuk terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri ataupun kuman. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukan cuci tangan yang benar!

  • Cuci tanganmu dengan sabun dibawah air mengalir selama minimal 20 ddetik.
  • Gerakan pertama adalah menggosok-nggosokan kedua telapak tangan.
  • Kemudian menggosok-nggosokan telapak tangan kanan ke punggung tangan kiri, bergantian dengan menggosokan telapak tangan kiri ke punggung tangan kanan.
  • Lakukan gerakan menggosok tangan antara telapak tangan dan sela-sela jari saling terkait.
  • Gerakan selanjutnya adalah meletakan ujung punggung jari tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling mengunci dan lakukan gerakan tersebut sama persis dengan tangan sebaliknya.
  • Jempol kanan digosok dengan telapak kiri dan lakukan gerakan yang sama pada tangan yang lain.
  • Terakhir lakukan gerakan dengan jari tangan kiri menguncup yang diletakan di atas telapak tangan kanan, lalu gerakan jari tangan kiri memutar, ke kanan dan ke kiri pada telapak tangan kanan. Lakukan sebaliknya pada telapak tangan kiri.
  • Bilas tangan hingga bersih sampai tidak ada sabun yang tersisa. Keringan dengan handuk atau tisu kering.

Mengapa contoh di atas bisa termasuk ke dalam jenis teks prosedur protokol? Jawabannya sederhana! Karena mulai dari poin kedua hingga poin ketujuh, kita bisa melakukan gerakan mencuci tangan secara terbolak-balik. Apakah kita harus menggosok kedua telapak tangan lebih dulu, menggosok sela jari, atau punggung tangan bisa kita lakukan secara acak dan tidak akan merubah hasil akhirnya yaitu tangan yang bersih dan terhindar dari kuman, bakteri, dan virus berbahaya.

Cara Membuat Teh Jahe Madu

Teh menjadi minuman favorit saat sedang penat karena bisa memberikan efek relaksasi apalagi jika diminum setelah beraktifitas kerja yang cukup membuat pusing. Salah satu teh yang bisa dinikmati tanpa takut mengkonsumsi gula berlebihan adalah dengan madu. Penambahan jahe juga bisa membuat tubuh menjadi lebih segar dan hangat. Buat sendiri teh jahe madu versimu dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini!

Alat      : gelas atau cangkir, sendok teh

Bahan  :  teh celup, madu, jahe, air panas

Cara membuat teh jahe madu

  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu.
  • Kemudian masukan teh celup ke dalam cangkir.
  • Kupas jahe dan cuci bersih. Agar lebih harum, jahe ini bisa di bakar terlebih dahulu dengan api kecil yang berasal dari kompor tapi lakukan sebelum mengupas kulitnya. Kupas kulit setelah dibakar.
  • Gepreklah dengan menggunakan pisau atau muntu (alat untuk menghaluskan bumbu dengan cobek, biasanya terbuat dari batu atau kayu). Bisa juga kita potong tipis dengan pisau. Setelah itu masukan ke dalam gelas.
  • Tambahkan 3 sendok makan madu atau sesuai selera. Jika suka manis maka bisa di tambah.
  • Seduh dengan air panas secukupnya. Aduk hingga rata dan teh siap untuk diminum.

Apabila tidak menyukai teh celup, maka bisa diganti dengan teh daun. Untuk teh daun bisa diseduh dengan air mendidih terlebih dahulu, kemudian tunggu beberapa saat hingga mengental kemudian saring baru campurkan dengan jahe dan madu.

Pada contoh teks di atas merupakan teks prosedur karena memberikan keterangan tahap demi tahap secara mendetail. Alasan mengapa teks ‘Cara Membuat Teh Jahe Madu’ merupakan teks prosedur protokol adalah kalian bisa mengikuti petunjuknya secara berbeda. Maksudnya kalian bisa memasukkan madu terlebih dahulu, atau menyiapkan jahenya terlebih dahulu. Meski demikian, hasil akhirnya akan sama. Meski tak semua instruksi bisa dilakukan acak tetapi hampir secara keseluruhan kita bisa melakukannya sesuai keinginan kita.

Demikian penjelasan mengenai teks prosedur secara lengkap. Untuk lebih memahami teks prosedur tersebut tidak hanya bisa dengan membaca saja tetapi juga harus di praktekan atau mencari contoh sebanyak-banyaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *